**Borneonews - Makassar**, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Selatan telah memulai pembangunan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI di Palopo. Momen tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulawesi Selatan, Taufiqurrakhman.
Dalam kesempatan itu, Taufiqurrakhman menyatakan bahwa peletakan batu pertama ini mencerminkan adanya perkembangan positif dalam perekonomian kota Palopo. Ia menekankan bahwa keberadaan Kantor Imigrasi di wilayah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi lokal dan memfasilitasi layanan keimigrasian bagi masyarakat di kawasan Luwu Raya.
Menurut Taufiqurrakhman, pembangunan ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara berbagai pihak yang berperan dalam pengembangan wilayah Luwu Raya. Ia mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara instansi-instansi di Palopo, yang dianggap harmonis dan efektif dalam melaksanakan tugas masing-masing.
Diungkapkannya, peletakan batu pertama bukan hanya sekadar tanda dimulainya pembangunan fisik, namun juga simbol harapan dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Pembangunan ini lebih dari sekadar infrastruktur; ini adalah niat kami untuk menyediakan layanan yang lebih cepat dan efisien," ungkapnya.
Dengan hadirnya gedung baru yang modern dan representatif, Taufiqurrakhman berharap berbagai kegiatan layanan imigrasi akan dapat dilakukan dengan lebih baik. Ia mengajak semua pihak untuk menyambut pembangunan ini dengan semangat tinggi demi terciptanya pelayanan yang optimal bagi masyarakat.
Penjabat Wali Kota Palopo, Firmanza, mengekspresikan kebanggaannya terhadap pembangunan Kantor Imigrasi yang diperkirakan akan memberikan dampak positif di sektor ekonomi daerah. Ia menggarisbawahi bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat di Kota Palopo, ditunjang oleh kehadiran kantor imigrasi yang representatif, akan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Palopo, Yogie Kashogi, menjelaskan bahwa gedung imigrasi yang akan dibangun di Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen keimigrasian. Pelayanan yang akan disediakan dijanjikan lebih cepat, efisien, transparan, dan ramah kepada masyarakat.
Pembangunan gedung ini dibiayai oleh anggaran APBN dengan total luas lahan 5.091 meter persegi, di mana luas gedung utama mencapai 2.698 meter persegi. Fasilitas yang disiapkan mencakup dua lantai untuk layanan dan perkantoran, masjid, kantin, area parkir yang luas, serta berbagai fasilitas umum lainnya.
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan di bidang keimigrasian. Dengan tanggung jawab besar yang diemban, kantor ini diharapkan dapat menjaga integritas dan keamanan dalam semua aspek yang berkaitan dengan keimigrasian di wilayah tersebut.
ANTARA
Pembangunan Kantor Imigrasi Palopo, Meningkatkan Pelayanan Masyarakat
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Komentar (0)
Memuat komentar…







