**Borneonews - Solo, Jawa Tengah**, Provinsi Sumatera Utara berhasil menunjukkan dominasi di cabang olahraga para-taekwondo pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang berlangsung di Solo. Prestasi ini tercapai setelah tim Sumatera Utara menempati posisi teratas dalam klasemen akhir untuk cabang olahraga tersebut.
Dalam kompetisi yang digelar di auditorium UNS Surakarta, atlet-atlet Sumatera Utara berhasil meraih lima medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu setelah melakoni empat pertandingan final pada hari Jumat. Prestasi ini jelas mencerminkan kekuatan serta persiapan yang matang dari para atletnya.
Di tempat kedua, Provinsi Jawa Barat mencatatkan prestasi yang mengesankan dengan perolehan tiga medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Sementara itu, kedua provinsi lainnya, yaitu Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat, dengan keduanya mengoleksi satu medali emas. Namun, Jawa Tengah menunjukkan sedikit keunggulan dibanding Yogyakarta berkat jumlah medali perunggu yang diraih.
Pelatih tim para-taekwondo Sumatera Utara, Bibi Wijaya, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap pencapaian ini yang sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa persiapan untuk cabang olahraga ini telah dimulai sejak dua tahun lalu, sementara pemantapan atlet dilakukan enam bulan sebelum kompetisi dimulai.
Bibi Wijaya juga menekankan bahwa kualitas penampilan sepuluh atlet yang ambil bagian dari timnya dalam kejuaraan ini sangat memuaskan. Meskipun demikian, ia menyadari bahwa perjalanan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dalam cabang olahraga yang baru dipertandingkan di Peparnas ini masih panjang. Oleh karena itu, strategi persiapan untuk masa mendatang perlu ditingkatkan agar dapat mencapai kesuksesan yang lebih besar.
Di sisi lain, Budi Setiadi Ibrahim selaku pelatih tim para-taekwondo dari Daerah Istimewa Yogyakarta juga menyatakan kepuasan atas hasil yang diraih oleh anak-anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan memperoleh satu medali emas telah sejalan dengan target awal yang telah ditetapkan.
Budi Setiadi juga mengakui keunggulan yang ditampilkan oleh provinsi Sumatera Utara dan Jawa Barat dalam cabang para-taekwondo ini. Ia memahami bahwa kedua provinsi tersebut memiliki waktu persiapan yang lebih lama sehingga mampu meraih hasil yang lebih optimal. Hal ini menunjukkan pentingnya persiapan yang matang dalam menghadapi kompetisi tingkat tinggi.
ANTARA
Sumatera Utara Dominasi Para-Taekwondo di Peparnas XVII Solo
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Komentar (0)
Memuat komentar…







