**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa dalam kabinet pemerintahan yang akan dipimpin oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka, jumlah kementerian diperkirakan akan berkisar antara 44 hingga 46 kementerian. Pernyataan ini diungkapkan oleh Dasco di Kompleks Parlemen Jakarta pada hari Jumat.
Dasco menjelaskan bahwa perhitungan final mengenai jumlah kementerian masih dalam proses. Ia telah mendapatkan informasi terkait nomenklatur kementerian-kementerian yang ada. Fokus utama dari kabinet baru ini adalah mengoptimalkan fungsi kementerian agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Dasco menegaskan bahwa jumlah kementerian yang akan ada dalam pemerintahan mendatang direncanakan sejalan dengan janji kampanye yang telah diusung oleh Prabowo Subianto. Ia merinci bahwa program *Asta Cita* dan 17 Program Aksi akan diimplementasikan melalui berbagai kementerian, baik yang sudah ada maupun yang akan dibentuk baru hasil pemecahan kementerian yang sedang berjalan.
Selain itu, Dasco juga menyampaikan bahwa DPR RI akan menyesuaikan jumlah komisi-komisi dengan jumlah kementerian yang ada. Untuk itu, koordinasi antara DPR dan calon pemerintahan baru terus dilakukan. Ia berharap bahwa dalam rapat pimpinan dan badan musyawarah yang dijadwalkan pada hari Senin, berbagai keputusan terkait jumlah kementerian akan mendekati finalisasi.
Sebelumnya, pada 10 Oktober, sejumlah informasi yang diterima menunjukkan adanya dokumen berisi daftar "Gambaran Nomenklatur Mitra AKD" yang mencakup 13 komisi dan nama-nama kementerian yang direncanakan untuk kabinet mendatang. Berikut ini adalah daftar kementerian yang mungkin akan ada, meskipun masih bersifat sementara:
1. Kementerian Luar Negeri
2. Kementerian Pertahanan
3. Kementerian Komunikasi dan Informatika
4. Kementerian Dalam Negeri
5. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
6. Kementerian Agraria dan Tata Ruang
7. Kementerian Pertanian
8. Kementerian Kehutanan
9. Kementerian Kelautan dan Perikanan
10. Kementerian Pekerjaan Umum
11. Kementerian Perumahan Rakyat
12. Kementerian Perhubungan
13. Kementerian Desa
14. Kementerian Transmigrasi
15. Kementerian Perdagangan
16. Kementerian BUMN
17. Kementerian Koperasi
18. Kementerian Perindustrian
19. Kementerian Pariwisata
20. Kementerian Ekonomi Kreatif
21. Kementerian UMKM
22. Kementerian Agama
23. Kementerian Sosial
24. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
25. Kementerian Kesehatan
26. Kementerian Ketenagakerjaan
27. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
28. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BNP2TKI)
29. Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi
30. Kementerian Pendidikan Tinggi
31. Kementerian Kebudayaan
32. Kementerian Pemuda dan Olahraga
33. Kementerian Keuangan
34. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
35. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
36. Kementerian Lingkungan Hidup
37. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal
38. Kementerian Hukum
39. Kementerian HAM
40. Kementerian Sekretariat Negara
41. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
42. Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan
43. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
44. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
45. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
46. Kementerian Koordinator Bidang Kemasyarakatan
ANTARA
Gerindra: Kabinet Prabowo Akan Miliki 44-46 Kementerian Baru
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Komentar (0)
Memuat komentar…







