MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat terjadi di beberapa wilayah Sumatera Utara. Peringatan ini berlaku khusus pada hari Jumat, di mana hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis yang lebih luas. Hujan lebat yang diperkirakan akan menyertai petir dan angin kencang ini bakal melanda daerah-daerah seperti lereng timur, pantai timur, serta pegunungan dan pantai barat di provinsi tersebut. Kondisi cuaca ini perlu diwaspadai karena berisiko memicu terjadinya berbagai bencana, seperti banjir, longsor, dan fenomena hidrometeorologis lainnya. Menurut informasi dari Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Endah Paramita, cuaca pada siang dan sore hari di Sumatera Utara umumnya diprediksi akan mengalami hujan ringan hingga sedang. Beberapa daerah yang diperkirakan akan menerima hujan sedang antara lain Asahan, Batu Bara, Dairi, Humbang Hasundutan, Karo, Tebing Tinggi, Langkat, Mandailing Natal, Kepulauan Nias, serta Padang Lawas dan Pakpak Bharat. Pada malam hari, potensi peningkatan intensitas hujan tetap ada, dengan kemungkinan hujan ringan hingga lebat yang disertai petir. Wilayah Karo, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas, dan Samosir diharapkan akan menerima curah hujan lebih tinggi. Di sisi lain, selama dini hari, kondisi cuaca diperkirakan berawan dengan kemungkinan hujan ringan hingga lebat disertai petir, khususnya di daerah Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Tengah, dan sekitarnya. Suhu udara di Sumatera Utara diperkirakan berkisar antara 13 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban udara antara 80 hingga 99 persen. Angin yang bertiup di wilayah tersebut diperkirakan berasal dari utara ke selatan dengan kecepatan 4 hingga 19 kilometer per jam. Dengan memperhatikan prediksi ini, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan cuaca buruk yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. ANTARA