MATARAM –
**Borneonews - Lombok Timur**, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), baru-baru ini mengukuhkan kemitraan dengan PT Sanindo Pangan Rinjani. Kerja sama ini berfokus pada pengoperasian barang milik daerah, yang meliputi tanah dan bangunan yang akan dijadikan sebagai sentra industri porang di wilayah tersebut. Hasni, selaku Penjabat Sekretaris Daerah Lombok Timur, menekankan pentingnya kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan aset daerah. Menurutnya, penggunaan aset tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan industri porang yang semakin berkembang di Lombok Timur. "Salah satu tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mendukung pertumbuhan tanaman porang di daerah ini," ungkapnya saat acara penandatanganan perjanjian yang berlangsung di kantor bupati setempat. Dengan adanya sentra industri porang yang beroperasi di bawah PT Sanindo Pangan Rinjani, diharapkan akan tercipta pusat pengolahan dan distribusi yang tidak hanya meningkatkan hasil panen para petani, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas untuk masyarakat setempat. "Pengelolaan ini diupayakan tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas petani, tetapi juga untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi komunitas," tambahnya. Kerja sama ini dipandang sebagai peluang untuk memperkuat potensi ekonomi daerah, khususnya di sektor pertanian dan industri pengolahan. "Kami berharap kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur dapat meningkat melalui industri porang ini," ujarnya. Sementara itu, Dian Rahardian, Direktur Utama PT Sanindo Pangan Rinjani, mengungkapkan harapannya bahwa kehadiran industri porang ini dapat menjadi berkah untuk masyarakat dan pemerintahan daerah Lombok Timur. "Semoga inisiatif ini dapat membawa dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat,” imbuhnya. Perjanjian kerja sama mencakup pengelolaan serta pengoperasian sentra industri, yang mencakup semua aspek dari produksi, pengolahan, hingga distribusi porang. "Kami berharap sentra ini dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan industri lokal, sembari membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Lombok Timur,” tambahnya. Acara penandatanganan perjanjian ini berlangsung di ruang rapat Bupati Lombok Timur dan dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk akademisi dari Universitas Mataram, H. Suarji, serta Asisten 1 dan 2 Setda Lombok Timur dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang relevan. ANTARA