BANTEN –
**Borneonews - Serang**, Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, menyatakan bahwa bantuan keuangan masih sangat diperlukan oleh pemerintah daerah, baik untuk kota maupun kabupaten, demi melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan di Serang pada Jumat lalu. Kebutuhan akan bantuan keuangan ini menjadi semakin mendesak menyusul rencana perpajakan yang akan mulai diterapkan antara Pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah kabupaten/kota pada tahun 2025. Kebijakan tersebut berpotensi mengakibatkan penghentian bantuan keuangan, yang dapat mengganggu kelangsungan proyek pembangunan. Fahmi menekankan bahwa dewan akan melakukan evaluasi terkait urgensi dari penghentian bantuan tersebut. Dia mengungkapkan, "Penguatan bantuan keuangan itu sangat diperlukan. Kami juga akan mempertimbangkan seberapa mendesaknya untuk melanjutkan dukungan ini." Dalam penjelasannya, politisi yang tergabung dalam Partai Golkar ini menyebutkan bahwa bantuan keuangan untuk Kabupaten Serang masih relevan, terutama untuk penguatan pusat pemerintahan daerah. Ia menjelaskan bahwa banyak hal yang perlu diperhatikan dalam konteks keuangan daerah agar pembangunan dapat terus berlanjut. Dukungan untuk tetap melanjutkan bantuan keuangan ini juga diperkuat oleh Fraksi Partai Golkar yang tergabung dalam DPRD Banten. Pemerintah Provinsi Banten telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk tahun 2024, yang ditujukan bagi delapan pemerintah daerah, termasuk kabupaten dan kota. Dari total anggaran tersebut, bantuan keuangan terbesar dialokasikan untuk Kabupaten Serang senilai Rp25 miliar, diikuti oleh Kabupaten Lebak dengan Rp20 miliar, serta Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang masing-masing mendapatkan Rp16 miliar. Sementara itu, empat daerah lainnya, yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon, masing-masing akan menerima Rp5,75 miliar. Dengan alokasi ini, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih mudah menyelesaikan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ANTARA