**Borneonews - Yogyakarta**, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyatakan bahwa kondisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia saat ini masih berada dalam keadaan baik, meskipun telah mengalami deflasi selama lima bulan berturut-turut.
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Arif Rahman, mengungkapkan melalui komunikasi yang dilakukan dengan berbagai asosiasi bahwa keadaan UMKM tetap positif. Penjelasan ini disampaikan dalam sebuah acara di Universitas Gadjah Mada (UGM) di Sleman, Yogyakarta, pada hari Jumat.
Dalam rangka mengantisipasi dampak dari deflasi yang terus berlanjut, Arif mengajak berbagai pihak untuk berupaya menjaga agar permintaan terhadap produk-produk UMKM di tanah air tetap stabil. Ia juga mengharapkan para pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pemasaran serta meningkatkan kualitas dari setiap produk yang mereka tawarkan.
Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong pengembangan kapasitas sumber daya manusia UMKM melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. Ia mencatat bahwa program pendampingan yang diselenggarakan oleh kementerian rata-rata berlangsung selama tiga tahun, dengan peserta yang terpilih adalah UMKM yang memiliki potensi besar untuk berkembang.
"Dalam era ini, kami lebih banyak mengutamakan program pendampingan yang berkelanjutan, bukan hanya pelatihan yang bersifat sementara. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan bantuan hingga dapat mandiri," tuturnya.
Namun, ia juga menyampaikan bahwa persentase penyaluran kredit untuk pembiayaan UMKM masih menjadi tantangan yang harus dihadapi. Target penyaluran yang ditetapkan hingga saat ini sebesar 30 persen belum dapat tercapai. "Hingga saat ini, penyaluran kredit masih berada di angka sekitar 19 hingga 22 persen. Ini menjadi tantangan bagi kami," ujarnya.
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,12 persen secara bulanan pada bulan September 2024. Deflasi ini sudah berlangsung sejak bulan Mei 2024, dengan angka deflasi masing-masing 0,03 persen di Mei, 0,08 persen di Juni, 0,18 persen di Juli, dan 0,03 persen di bulan Agustus.
ANTARA
Kondisi UMKM Indonesia Tetap Baik Meski Menghadapi Deflasi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Komentar (0)
Memuat komentar…







