JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menyerahkan tanggung jawab peresmian Istana Garuda kepada presiden terpilih, Prabowo Subianto. Penyerahan ini diungkapkan oleh Jokowi dalam sebuah acara yang disiarkan secara daring oleh Sekretariat Presiden pada hari Jumat. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menjelaskan bahwa Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur, masih dalam proses penyelesaian. Ia menyatakan, "Istana Garuda nanti akan diresmikan oleh Presiden baru bapak Prabowo Subianto." Hal ini mencerminkan keseriusannya untuk memastikan bahwa semua infrastruktur pendukung di IKN dapat diselesaikan dengan baik dan tidak terburu-buru. Jokowi menambahkan, walaupun Istana Garuda belum sepenuhnya selesai, dirinya akan terlebih dahulu meresmikan Istana Negara yang sudah siap. "Karena Istana Garuda saat ini masih dalam proses *finishing* dan dimungkinkan masih memakan waktu 1 bulan ke depan, maka pada hari ini saya akan meresmikan Istana Negara terlebih dahulu," paparnya. Ia menegaskan pentingnya penyelesaian pembangunan sesuai dengan target yang telah ditentukan sebelumnya. Keterlambatan dalam penyelesaian bisa berakibat pada berbagai aspek yang berkaitan dengan pengelolaan IKN. Menurutnya, kehadiran kedua istana ini di kompleks Istana Kepresidenan IKN diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan kenegaraan yang berskala besar. "Kita harapkan nantinya, kegiatan-kegiatan kenegaraan yang besar, yang membutuhkan tempat yang luas, dapat dilaksanakan di sini, di IKN," imbuh Jokowi. Saat ditanya tentang kualitas serta mutu dari bangunan Istana Negara di IKN, Jokowi memberikan penilaian positif. Ia menjelaskan, "Kalau dari sisi kualitas, saya harus ngomong apa adanya ya, bagus, bagus. *Finishing*-nya bagus, pengecatan bagus, sampai detail-detail ukirannya bagus, saya kira kualitasnya bagus." Dengan pernyataan ini, Jokowi berharap bahwa proyek pembangunan di IKN dapat berlangsung dengan baik dan memenuhi harapan masyarakat. ANTARA