BORNEONEWS, Buntok - Warga pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) khusus nya di Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) meminta, agar para pelangsir BBM di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat diberikan jalur tempat pengisian khusus. Dengan begitu, keberadaannya tidak mengganggu masyarakat umum.
"Pemilik SPBU pasti menginginkan BBM lebih cepat terjual, begitu juga dengan para pelangsir yang harus bekerja mencari makan. Tapi alangkah lebih baik jika para pelangsir diberikan jalur khusus yang diatur pihak keamanan agar tidak mengganggu masyarakat umum yang ingin membeli BBM di SPBU," terang H Sayutmat H Lisa, warga Buntok kepada PPost, Minggu (28/8/2016).
Menurut Sayutmat, banyaknya tempat pengisian BBM mini di ruas jalan protokol di Kota Buntok, sudah barang tentu erat kaitannya dengan para pelangsir. "Karena setahu saya, di tempat kita ini tidak ada mobil tanki Pertamina yang menjual atau membagikan BBM kepada pengecer."
Mantan anggota DPRD Barsel itu mengatakan, semua permasalahan, tidak ada yang tidak bisa diselesaikan asal nya semuanya tertata dengan bagus. "Apa lagi cuma sekedar masalah pengisian BBM di SPBU," tandasnya.
Sementara itu Upik (30), anggota Komunitas Pelangsiran Buntok saat di bincangi media ini, menyambut baik, jika memang pihaknya diberikan jalur khusus sebagai pelangsir. "Kalau saya melangsir cuma menggunakan sepeda motor Tunder saja, Mas. Hasilnya pun tidak seberapa dan hanya cukup untuk di makan sehari hari saja. Timbang timbang saya nganggur." (hly/N).








