SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalimantan Timur tengah mempersiapkan penyelenggaraan Jambore Relawan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang akan berlangsung pada Tahun 2024. Acara ini merupakan inisiatif pertama yang dilakukan oleh Satpol PP dan direncanakan berlangsung di eks Bandara Temindung, Samarinda, pada tanggal 18-19 Oktober 2024. Kepala Bidang Kebakaran Satpol PP Kaltim, Robiana Hastawulan, menjelaskan bahwa saat ini mereka fokus pada pematangan persiapan untuk memastikan acara tersebut berlangsung dengan sukses. Dalam upaya ini, Satpol PP Kaltim telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam sektor pemerintah untuk mendukung kelancaran acara. Sebagai contoh, Dinas Pemadam Kebakaran kota akan berperan aktif dalam memberikan pelatihan *basic life support* (bantuan hidup dasar). Selain itu, pihak kepolisian akan mengatur penanganan situasi darurat. Rumah Sakit AWS juga akan mengirimkan tim kesehatan, sementara Palang Merah Indonesia (PMI) serta Dinas Sosial akan menyiapkan tenda dan dapur umum untuk keperluan acara. Dukungan dari TNI juga diperoleh dengan meminjamkan velbet untuk kegiatan tersebut. Robiana mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar relawan pemadam kebakaran sekaligus memberikan penghargaan kepada mereka yang telah berkontribusi dalam penanganan kebakaran di Kalimantan Timur. Diperkirakan, sekitar 250 relawan dari berbagai daerah akan hadir untuk berpartisipasi dalam jambore ini. Dalam rapat finalisasi yang berlangsung, juga dibahas berbagai rincian teknis mengenai acara. Ini mencakup penyusunan jadwal kegiatan dan penentuan peran masing-masing instansi yang terlibat, baik dalam pembukaan maupun penutupan acara. Tahap berikutnya adalah melakukan survei lapangan pada tanggal 14 Oktober 2024, yang bertujuan untuk memetakan lokasi penggunaan perangkat daerah di eks Bandara Temindung. Melalui jambore ini, diharapkan para relawan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka, sehingga lebih siap menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi di lapangan. ANTARA