PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Solo - Tim kesehatan Kontingen National Paralimpik Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Kalimantan Tengah memastikan kondisi atlet harus tetap bugar untuk mengikuti setiap perlombaan.

Ketua tim kesehatan Kontingen NPCI Provinsi Kalteng dr Yulius menyampaikan, atlet harus tetap bugar untuk mengikuti setiap perlombaan di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII, 2024 sehingga setelah lomba perlu dilakukan fisioterapi.

"Pasca bertanding tim kesehatan NPCI Kalteng melakukan fisioterapi kepada atlet. Hampir semua atlet seusai tanding mengeluh nyeri sendi dan kelelahan," kata Yulius, Jumat, 11 Oktober 2024.

Terutama atlet yang bertanding fisik, seperti para atletik, para panahan, para bulutangkis, para tenis meja, para boccia dan para renang.

Selain itu, jelas Yulius atlet para catur yang bertanding tidak menggunakan fisikpun diberikan fisioterapi supaya rileks, karena berfikir dan duduk dalam waktu yang lama juga menyebabkan fisik kelelahan.

Yulius juga menjelaskan Selain fisioterapi, kepada atlet, fisioterapi juga dilakukan kepada pelatih dan official yang juga sudah bekerja keras selama pertandingan digelar. 

Selain fisioterapi, jelas Yulius, tim medis juga memberikan suplemen vitamin, serta obat pereda nyeri dan obat, gosok untuk nyeri sendi setelah tanding  dan obat semprot sebelum atlet bertanding. 

Yulius menghimbau , para atlet kontingen Kalteng selalu menjaga kesehatan, dengan istirahat yang cukup serta makan makanan yang seimbang, yang paling utama, tidak ada atlet yang cidera parah saat bertanding dan pulang dalam keadaan sehat. (RETHA/j)