**Borneonews - Jakarta** Akademisi dari Universitas Andalas, Feri Amsari, mengungkapkan pentingnya peran pemuda dalam dunia politik. Ia menekankan bahwa generasi muda diharapkan dapat menghadirkan ide-ide baru yang segar dalam aktivitas politik mereka. Dengan semangat baru ini, diharapkan mereka dapat berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara ke depan.
Feri Amsari menjelaskan bahwa keterlibatan anak muda dalam politik sangat krusial untuk pembangunan negara. Saat memutuskan untuk berpartisipasi dalam partai politik, mereka seharusnya mewujudkan pembaruan yang mendasar. "Anak muda perlu membawa semangat inovatif dan tidak terjebak pada budaya politik yang negatif yang sudah ada sebelumnya," ujar Feri selama diskusi daring yang diselenggarakan oleh Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI). Diskusi tersebut bertema *Inklusifitas anak muda dalam partai politik dan regenerasi kepemimpinan nasional; Bagaimana dorongan kebijakan dan advokasi*.
Lebih jauh, Feri menegaskan bahwa pemuda yang terlibat dalam politik seharusnya tidak hanya bergantung pada modal finansial atau jaringan relasi untuk dapat berkembang. Ia menyarankan agar mereka memiliki pola kerja yang jelas terkait visi dan misi yang akan dijalankan. Menurutnya, sistem dan budaya politik yang ada saat ini cenderung tidak menguntungkan bagi generasi muda.
"Realitasnya memang agak sulit bagi anak muda untuk berkembang jika mereka tidak memiliki relasi politik sebagai modal," kata pakar hukum tata negara ini. Ia juga menambahkan bahwa pemuda perlu memutuskan jenis politisi yang ingin menjadi. Apakah mereka ingin menjadi politisi yang instan dengan memanfaatkan hubungan keluarga di kalangan elite politik, atau menjadi politisi yang terdidik melalui proses persepsi politik yang baik dan mematuhi konstitusi.
Feri menyatakan bahwa selama partai politik tidak melakukan perubahan signifikan dalam kebijakan internal untuk memberikan ruang bagi generasi muda, maka pemuda akan terus mengikuti budaya yang sudah ada. Salah satu solusi untuk meremajakan atau memperbaiki partai politik adalah dengan membatasi waktu atau periode jabatan ketua umum partai.
"Dengan begitu, regenerasi akan terus berjalan dan proses pengembangan kader tidak akan terhenti," pungkasnya.
ANTARA
Peran Pemuda dalam Politik, Dorong Inovasi untuk Regenerasi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Komentar (0)
Memuat komentar…







