PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rotan adalah jenis tanaman yang cukup melimpah di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Kegunaannya cukup banyak. Bisa untuk tikar, topi, tas, dan dompet.

Saat ini produk handicraff berbahan rotan memiliki nilai jual yang tinggi. Tidak heran jika sebagian masyarakat Kalimantan Tengah melirik peluang usaha kerajinan rotan.

Salah satunya Indang Apang Galeri. UMK yang memiliki gerai di Jalan Bethel, Jalan Tjilik Riwut Km 7,5, Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya ini sudah bertahun-tahun menjalani usaha kerajinan rotan.

Amelia, Pemilik Indang Apang Galeri tak sendirian dalam menjalankan usaha rumahan ini. Selain di galerinya, Amelia juga melibatkan pa ibu rumah tangga untuk mengayam rotan.

Setidaknya ada sekitar 200 penganyam yang membantu usahanya untuk memenuhi permintaan pasar. Para penganyam yang dilibatkan berasal dari Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, dan Barito Utara.

Amelia mengaku sengaja melibatkan pelaku UMKM lainnya karena saat ini pangsa pasarnya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal saja, tapi sudah ke level nasional dan global atau luar negeri.

Meningkatnya pangsa pasar produk anyaman rotan seperti tas, topi, dan dompet miliknya ini diakui pasca ia mengikuti pelatihan UMK Academy 2024 yang diadakan oleh PT Pertamina Persero.

"Alhamdullah saat ini produk kami sudah berhasil menembus pasar global yakni ke Jepang, Amerika Serikat, Tiongkok, Turki, dan Chili. Saya bersyukur karena mendapat pendampingan dari para trainer profesional," sebut Amelia, Jumat 11 Oktober 2024.

Amel sapaan akrabnya menuturkan jika setelah mengikuti program Pertamina UMK Academy 2024 ini telah mendapatkan banyak ilmu, khususnya mengenai strategi pemasaran.

"Kalau sebelumnya aktivitas jual beli tidak tercatat. Tapi sejak ada UMK Pertamina ada database. Jadi bisa kelihatan jumlah konsumen dari mana saja," tuturnya.

Berbekal ilmu dari Pertamina UMK Academy 2024 ini, sehingga saat ini pihaknya sudah bisa memetakan potensi pasar, termasuk jenis produk apa saja yang harus diproduksi dalam kapasitas banyak.

Program Pendampingan

Sementara itu Manager Small Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina, Dewi Sri Utami mengatakan pelaku UMK yang masuk nominasi dalam Pertamina UMK Academy 2024 terus mendampatkan pendampingan secara one on one coaching oleh para mentor profesional dari Rumah BUMN dan Markplus Institute.

Selama pendampingan ini mereka bisa konsultasi mengenai kendala dan tantangan yang dihadapi hingga menemukan solusi pengembangan usaha meliputi rencana, eksekusi dan pengembangan usaha yang dijalankan.

Dewi menambahkan selama pendampingan ini pelaku UMK juga diberikan gamifikasi. Cara ini merupakan skema di keseluruhan rangkaian program Pertamina Academy UMK 2024 yang dikemas dalam bentuk reward points untuk meningkatkan keterlibatan peserta dalam mengikuti keseluruhan pelatihan.

Trainer Pertamina UMK Academy 2024, Agus Lindriyanto menambahkan peserta Pertamina UMK Academy dari Palangka Raya berjumlah 30 UMK dan hanya 6 peserta yang lolos tingkat nasional.

Dari 6 UMK tersebut hanya Indang Apang Galery yang dipilih untuk mendapat pembinaan lebih lanjut. Indang Apang Galery merupakan satu-satunya UMK yang bergerak dibidang handicraff dari Kalimantan.

Agus mengatakan di akhir program pelatinan ini akan dipilih pemenang. UMK binaan akan mendapatkan bantuan alat produksi dan ikut pameran skala nasional dan internaional.

Bantu Pemasaran

Hadirnya pelaku usaha dibidang handicraff tentunya sangat menguntungkan bagi pemerintah daerah. Keberadaannya juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi, termasuk menciptakan peluang kerja untuk orang lain.

Oleh karena itu dengan melihat peran UMK yang cukup penting ini, sehingga Pemerintah Kota Palangka Raya melalui instansi teknis juga ikut membantu dalam memasarkan produk UMK.

Saat ini Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Palangka Raya juga turut mempromosikan produk Indang Apang melalui galeri Dekranasda.

Setiap tamu yang datang ke Palangka Raya selalu ditawarkan aneka produk kerajinan melalui galeri Dekranasda Kota Palangka Raya atau bisa datang ke sentra UMK. (ROKIM)