KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) pada tahun 2024 menangani empat jembatan yang ada di wilayah setempat menggunakan APBD tahun 2024.

"Tahun ini menggunakan APBD 2024, kami menangani empat jembatan yakni Jembatan Sei Maraya di Kecamatan Damang Batu, Jembatan Sei Rawi dan Jembatan Sei Miwan di Kecamatan Kurun dan Jembatan Sei Rasau di Kecamatan Rungan," kata Kepala DPU Kabupaten Gunung Mas Baryen, Jumat, 11 Oktober 2024.

Untuk rehabilitasi Jembatan Sei Maraya dengan nilai kontrak Rp2,2 miliar itu kata Baryen progresnya sudah mencapai 66 persen dengan kontruksi jembatan semi permanen rangka baja grider dengan bentang 40 meter. 

Lebih lanjut, progres rehabilitasi jembatan Sei Miwan mencapai 70 persen dengan pekerjaan kontruksi jembatan rangka baja panel dengan betang 42 meter serta anggaran yang dikucurkan yakni sekitar Rp3,9 miliar.

Baryen menjelaskan bahwa rehabilitasi jembatan Sei Rawi saat ini progresnya sudah mencapai 78 persen dengan kontruksi jembatan rangka panel dengan bentang 42 meter. "Untuk rehabilitasi jembatan Sei Rawi II kami menyiapkan anggaran sebesar Rp3 miliar lebih," imbuhnya.

Sedangkan, untuk penggantian Jembatan Sei Rasau di Kecamatan Rungan telah disiapkan anggaran sebesar Rp5,9 miliar lebih, pada tahap 2 ini sudah berjalan 63 persen dengan kontruksi pile slab bentang 50 meter. 

Sebelumnya, Pj Bupati Gunung Mas Herson B Aden melaksanakan kunjungan kerja salah satunya meninjau pengerjaan penanganan jalan dan jembatan di Kecamatan Kurun.

"Kami berharap, pengerjaan jalan jembatan di Kabupaten Gunung Mas bisa segera selesai sehingga mobilitas masyarakat bisa semakin lancar," ucapnya. (RISKA YULYANA/j)