BORNEONEWS, Sampit - Meski hujan lebat mengguyur Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur pada Minggu (28/8/2016) pagi, namun ratusan peserta lomba jalan sehat anti narkoba tetap antusias mengikuti kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 71 itu.

“Narkoba semakin merajalela, narkoba akan membuat kita gila. Maka dari itu generasi penerus bangsa ini harus cepat diselamatkan dari pengaruh narkoba,” kata Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi saat melepas jalan sehat anti narkoba di depan rumah jabatan bupati Jalan Ahmad Yani, Minggu (28/8/2016).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Dandim 1015 Sampit, Letkol Inf I Gede Putra Yasa, Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan beserta para kepala SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Di tengah guyuran hujan deras, ratusan siswa/siswi SMP,SMA sederajat yang tergabung dalam 77 regu itu begitu semangat menampilkan yel-yel anti narkoba sesuai dengan tema dihadapan panggung kehormatan.

Tidak hanya peserta, para penonton pun begitu antusias melihat langsung aksi para peserta lomba jalan sehat anti narkoba meski mereka harus berbasah-basahan.

Lomba gerak jalan tingkat SMP dan SMA sederajat ini digelar untuk memeriahkan perayaan hari ulang tahun ke 71  Kemerdekaan Republik Indonesia. Tema Sehat Tanpa Narkoba dipilih untuk menggelorakan semangat masyarakat untuk turut melawan dan memerangi narkoba.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi bagaimana kita terapkan dan mengajak masyarakat menjauhi dan memerangi narkoba. Bukan hanya untuk kalangan pelajar, tetapi bagi kita seluruh masyarakat,” kata Supian Hadi.

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kotawaringin Timur sudah sangat memprihatinkan. Barang terlarang itu telah meracuni masyarakat tanpa membedakan usia, profesi, kondisi ekonomi dan perbedaan lainnya.

Data kepolisian, beberapa tahun terakhir pengungkapan kasus narkoba di Kotawaringin Timur merupakan yang tertinggi di Kalimantan Tengah. Perlu kepedulian semua pihak untuk membasmi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di daerah ini. (RAFIUDIN/m)