**Borneonews - Kapuas Hulu**, Akses jalan nasional di Bukit Genting Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, yang terletak di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, kini kembali normal. Keberadaan jalan ini sempat terhambat akibat bencana alam berupa tanah longsor yang menimbun ruas jalan di wilayah tersebut.
Sri Bintang Pamungkas, sebagai pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (*PUPR*), memberikan konfirmasi mengenai pemulihan tersebut. Menurutnya, material longsoran yang menghalangi akses jalan telah berhasil ditangani melalui kerja sama antara pihak kepolisian dan warga setempat.
Tanah longsor yang terjadi pada pukul 08.00 WIB hari Jumat mengacu pada kejadian serupa yang pernah terjadi pada bulan April 2024 di lokasi yang sama, tepatnya di KM 770+100. Kejadian ini berdampak cukup signifikan terhadap akses jalan nasional Lanjak-Benua Martinus yang menjadi penghubung antara ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu dan Pos Lintas Batas Negara (*PLBN*) Nanga Badau.
Dijelaskan oleh Bintang, dampak dari longsoran tersebut hampir membuat akses jalan terputus total. Ia menyebutkan bahwa peristiwa tanah longsor disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan, yang memicu pergeseran tanah di area tersebut. Hingga pukul 10.30 WIB, hujan masih mengguyur lokasi longsor, menjadikan kondisi jalan semakin licin dan berisiko untuk dilalui.
Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, tim penanganan melakukan tindakan darurat untuk memperbaiki akses jalan tersebut. Bintang mengingatkan para pengendara untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan di Genting Lanjak, mengingat licinnya permukaan jalan serta kemungkinan terjadinya longsor susulan.
Selain masalah tanah longsor, Kecamatan Batang Lupar juga mengalami banjir bandang yang sempat menggenangi beberapa pemukiman warga. Namun, hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (*BPBD*) Kapuas Hulu belum memberikan informasi lengkap mengenai jumlah warga yang terdampak akibat banjir tersebut.
Adapun, laporan menunjukkan bahwa tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kedua bencana alam ini, yaitu banjir bandang dan tanah longsor. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana di wilayah tersebut.
ANTARA
Akses Jalan Nasional di Perbatasan RI-Malaysia Kembali Normal
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Realisasi KUR Tembus Rp260 Triliun hingga Oktober 2026
Pertamina Larang Pembelian Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







