JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal, mengemukakan beberapa strategi untuk memperbaiki partai politik (parpol) melalui peran aktif politikus muda. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia ke depan. Akbar menjelaskan bahwa langkah pertama yang perlu diambil adalah memperbaiki proses rekrutmen anggota atau kader parpol. Hal ini bertujuan untuk menjaring individu yang berkualitas sebagai penerus, tanpa pengaruh atau kedekatan dengan petinggi partai. "Diperlukan perbaikan dalam pola rekrutmen yang dilakukan serta penguatan kegiatan kaderisasi di dalam partai," ujar Akbar dalam sebuah dialog multi-*stakeholder* secara daring. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI) dengan tema tentang inklusivitas anak muda dalam partai politik dan regenerasi kepemimpinan nasional. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa proses kaderisasi tidak seharusnya hanya dilaksanakan pada saat momen politik tertentu, tetapi perlu dilakukan secara berkesinambungan. Hal ini penting agar para kader memiliki pemahaman yang mendalam mengenai isu-isu sosial dan politik yang ada. Akbar juga mengingatkan bahwa pengelolaan partai seharusnya tidak hanya dikuasai oleh segelintir orang atau elite partai. Ketika situasi ini terjadi, kepentingan masyarakat yang hendak diperjuangkan oleh kader bisa saja terabaikan, bahkan terancam berbenturan dengan agenda pribadi para petinggi partai. “Distribusi kader pun perlu ditata agar yang terpilih benar-benar adalah individu-individu yang kompeten di dalam bidangnya,” tambah mantan wartawan dan politisi ini. Ia menekankan bahwa generasi muda yang terjun dalam dunia politik tidak seharusnya hanya mengikuti arus yang ada. Menurut Akbar, mereka harus proaktif menciptakan dan meraih peluang untuk mengubah realitas atau budaya politik yang masih terdapat aspek-aspek yang kurang baik. “Politisi muda tidak bisa hanya menunggu dan meminta, tetapi harus benar-benar memanfaatkan momentum untuk mendorong perubahan,” tegasnya, berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Akbar menyimpulkan, dengan semakin banyak anak muda yang menjadi legislator di level kabupaten/kota, provinsi, dan nasional, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perbaikan dan membawa semangat pembaruan untuk mengoptimalkan tata kelola partai ke arah yang lebih baik. ANTARA