SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, Kontingen para angkat berat dari Jawa Tengah menargetkan untuk mengoleksi enam medali emas dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang akan berlangsung di Solo pada tahun 2024. Pelatih para angkat berat Jawa Tengah, Eko Supriyanto, menyatakan bahwa target ini lebih ambisius daripada pencapaian sebelumnya, di mana timnya berhasil meraih lima medali emas pada Peparnas yang berlangsung di Papua pada tahun 2021. Eko Supriyanto mengekspresikan keyakinannya mengenai pencapaian target tersebut, mengingat timnya kali ini memboyong lima atlet elite yang telah berpengalaman di tingkat nasional. Dengan total 15 atlet yang dibawa, ia berharap keberadaan atlet-atlet baru dapat memberikan kontribusi signifikan. "Dari 15 atlet ini, sepuluh di antaranya adalah wajah baru. Mereka kami siapkan untuk persaingan di Peparnas mendatang. Kami berharap hasil yang kami capai sesuai harapan," ungkap Eko. Sumber resmi dari website Peparnas XVII mencatat bahwa hingga saat ini, kontingen Jawa Tengah telah mengumpulkan dua medali emas, satu perak, dan tujuh perunggu dalam cabang olahraga angkat berat. Eko menambahkan bahwa perolehan medali perunggu mayoritas dihasilkan oleh atlet baru. "Ajang Peparnas kali ini menjadi kesempatan bagi para atlet yang baru untuk mengasah keterampilan. Kami berharap mereka dapat bersaing lebih baik dan berpotensi meraih medali emas di Peparnas yang akan datang pada tahun 2028," jelasnya. Di antara para atlet, Margono, salah satu peraih emas di kelas 65kg, berhasil mencetak rekor baru dengan angkatan 170kg. Ia menuturkan, "Sebelumnya saya bertanding di kelas 72kg di Papua dan berhasil memecahkan rekor di angka 153kg. Kini, di kelas 65kg, saya kembali berhasil menciptakan rekor baru." Margono juga optimis untuk meraih prestasi luar biasa di ASEAN Para Games (APG) yang akan digelar di Thailand. "Saya berharap dapat tampil di APG Thailand. Pada APG Kamboja, saya meraih medali emas, dan saya berharap dapat mengulangi prestasi yang sama di Thailand," ujarnya penuh harapan. ANTARA