MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan sedang mempersiapkan 6.857.088 lembar surat suara untuk keperluan Pilkada serentak, yang mencakup pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada tahun 2024. Jumlah surat suara tersebut ditetapkan berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT). KPU menambahkan 2,5 persen dari total surat suara sebagai cadangan untuk setiap lokasi tempat pemungutan suara (TPS). Terdapat 14.548 TPS yang akan beroperasi di seluruh Sulawesi Selatan, yang mengharuskan KPU untuk melakukan perhitungan cermat. Pencetakan surat suara akan dilakukan oleh PT Antar Surya Jaya, yang berlokasi di Jalan Rangkut Industri III nomor 60-70, Rangkut, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Perusahaan ini berhasil memenangkan tender untuk proyek pencetakan tersebut. Anggota KPU Sulsel, Marzuki Kadir, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, serta perwakilan dari kepolisian dan kejaksaan, telah melakukan kunjungan ke lokasi pencetakan. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan kualitas bahan, mesin cetak, dan keseluruhan proses pencetakan surat suara, termasuk pengecekan spesimen yang dihasilkan. Sesudah memastikan tidak ada masalah dalam proses tersebut, pencetakan dijadwalkan dimulai pada 14 Oktober 2024. Proses pencetakan diperkirakan akan berlangsung selama tiga hari, diikuti oleh pemotongan dan pengemasan surat suara. Marzuki Kadir juga menambahkan bahwa setelah melalui tahap-tahap pencetakan, surat suara diperkirakan akan mulai dikirim dari percetakan pada sekitar tanggal 22 Oktober 2024. Diperkirakan, surat suara akan tiba di Makassar pada tanggal 4 November 2024. Untuk pengangkutan logistik surat suara, KPU Sulsel akan menggunakan transportasi laut. Mereka berharap proses pengiriman berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala. Sebagai informasi tambahan, sebelumnya KPU Provinsi Sulsel telah menetapkan nomor urut untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Pasangan calon nomor urut 1 adalah Mohammad Ramdhan Pomanto dan Azhar Arsyad, sementara pasangan nomor urut 2 terdiri dari Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi Masse. ANTARA