**Borneonews - Bandarlampung**, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, mengungkapkan bahwa rencana pelaksanaan program penyediaan makanan bergizi secara gratis diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak dan mencegah terjadinya stunting.
Menurut Bonivasius, program ini merupakan salah satu langkah strategis menjelang era pemerintahan yang baru. Salah satu fokus utama program tersebut adalah percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Dalam waktu dekat, kita memasuki periode pemerintahan yang baru, dengan target utama untuk menyediakan makanan bergizi gratis. Salah satu sasaran program ini berkaitan erat dengan upaya mempercepat penurunan stunting, jelasnya saat memberikan pernyataan di Bandarlampung.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan program penyediaan makanan bergizi gratis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi penambahan gizi pada anak, yang sangat penting untuk mencegah masalah kekurangan gizi kronis yang menjadi salah satu penyebab utama stunting.
Bonivasius juga menyoroti program sebelumnya, yakni *Dapur Sehat Atasi Stunting* (DASHAT), yang dianggap sebagai langkah baik dalam mengurangi stunting. Program tersebut dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak untuk bersama-sama menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak balita dan ibu hamil. Program DASHAT ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang sukses dalam menyajikan makanan gratis bagi mereka yang membutuhkan, katanya.
Dijelaskan pula bahwa program-program yang telah diterapkan sebelumnya memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan angka stunting. "Dengan adanya program DPAS, kita sudah melihat hasil yang menggembirakan. Ini bisa menjadi acuan saat merancang program makanan bergizi gratis di masa pemerintahan selanjutnya," tambahnya.
Bonivasius juga menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan program ini. Khususnya, dukungan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat diperlukan agar kegiatan di lapangan dapat berjalan dengan baik, mengingat mereka adalah unsur terdekat dengan masyarakat.
Program bapak asuh anak stunting serta *Dapur Sehat Atasi Stunting* diharapkan dapat berlanjut dalam era pemerintahan yang baru. Kami tidak perlu khawatir mengenai anggaran, karena semua pihak siap berkolaborasi dan merumuskan strategi yang efektif untuk mempercepat penurunan stunting demi mewujudkan generasi emas di masa depan, pungkasnya.
ANTARA
Program Makanan Bergizi Gratis, Solusi Penurunan Stunting di Indonesia
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Komentar (0)
Memuat komentar…







