KENDARI –
**Borneonews - Kendari**, Kepolisian Resor Kota Kendari, yang terletak di Sulawesi Tenggara, telah mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan sebanyak 295 personel untuk menjaga keamanan selama periode kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan kampanye berlangsung aman dan tertib. Kepala Bagian Operasional Polresta Kendari, AKP Picha Armedi, menjelaskan bahwa pengamanan akan dilaksanakan selama masa kampanye yang berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari. "Kami menurunkan 295 personel untuk mengawasi kelancaran kampanye dari lima pasangan calon," ungkap Picha di Kendari pada hari Jumat. Dalam upaya menjaga keamanan, para personel tersebut akan dibagi ke dalam lima zona kampanye. Zona pertama mencakup wilayah Puuwatu dan Mandonga, sementara zona kedua meliputi Kendari dan Kendari Barat. Untuk zona ketiga, terdiri dari Poasia, Abeli, dan Nambo, sedangkan zona keempat mencakup Baruga dan Kambu. Terakhir, zona kelima meliputi Kadia dan Wua-Wua. Picha menambahkan pembagian tugas ini dilakukan mengikuti wilayah hukum masing-masing Polsek di Kota Kendari. Pengamanan yang dilaksanakan oleh Polresta Kendari merupakan langkah penting dalam menjaga situasi aman selama tahapan kampanye. "Diharapkan bahwa kampanye dari semua peserta pilkada dapat dijalankan dengan aman dan tertib," kata Picha. Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif dalam mendukung pelaksanaan kampanye lima pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dengan cara menjaga ketertiban dan keamanan. "Sebagai masyarakat, mari kita tidak terpengaruh oleh berita-berita *hoaks* atau provokasi yang mungkin beredar, serta menjauhi tindakan yang dapat mengarah kepada pelanggaran hukum terkait pemilu," tambahnya. KPU Kota Kendari telah menetapkan lima pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari tahun 2024. Pasangan tersebut terdiri dari Siska Karina Imran-Sudirman dengan nomor urut 1, Yudhi Mahardika-Nirna Lachmuddin dengan nomor urut 2, Sitya Giona Nur Alam-Subha dengan nomor urut 3, Aksan Jaya Putra-Andi Sulolipu dengan nomor urut 4, serta Abdul Razak-Afdhal dengan nomor urut 5. ANTARA