BORNEONEWS, Pulang Pisau - Masyarakat belum mendapatkan banyak manfaat atas  program  pembangunan kanal  di lahan gambut di Tumbang Nusa.  

"Kita melihat sendiri, hingga saat ini kawasan gambut di sekitar kanal yang ada belum termanfaatkan maksimal. Sebelumnya diharapkan selain pembangunan kanal ini ada juga program berkelanjutan  dari pemerintah untuk masyarakat. Di antaranya dengan adanya penanaman tanaman produktif, yang berdampak ekonomi bagi masyarakat," kata Dio, Kepala Desa Tumbang Nusa.

Dia mengakui jika kondisi lahan di Tumbang Nusa yang sebagian besar gambut dan tidak potensial untuk pertanian. "Kita masyarakat di sini hanya tahu menangkap ikan, membuat pembibitan kayu hutan dan mencari purun kemudian dijual untuk dijadikan kerajinan," kata Dio, Sabtu (27/8/2016).

Jika ada bantuan bibit tanaman dari pemerintah daerah untuk pemanfaatan lahan gambut yang ada hingga saat ini.  Pemerintah hanya sebatas memberikan bantuan saja, tanpa tindak lanjut seperti peralatan, penyuluhan, dan sebagainya.

"Kita tidak diberikan solusi, bagaimana supaya bantuan bibit yang diberikan ini bisa memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat kita ke depan," ujarnya.  

Menurutnya hingga saat ini tanaman produktif yang bisa dimanfaatkan masyarakat adalah tanaman sengon. Namun tidak semua masyarakat yang mengembangkan tanaman tersebut.Peranan pemerintah daerah untuk membina masyarakat Tumbang Nusa kata dia sangat penting. Namun hingga saat ini peranan pemerintah masih belum maksimal, terlebih khususnya untuk memanfaakan tanah gambut yang ada di sekitar kanal yang dibuat oleh pemerintah sendiri.

Kondisi kanal sekarang nampak tidak diperhatikan lagi, padahal kondisi kanal perlu mendapatkan perhatian dalam menjaga debet air dari musim hujan ke musim kemarau, sehingga air yang ada di dalam kanal tidak keluar atau mengering.

"Kanal yang ada juga masih kurang, sementara lahan gambut di Tumbang Nusa sangat luas, dan membutuhkan cadangan air jika memasuki musim kemarau," terangnya. Harapannya agar pembuatan kanal yang ada juga jangan hanya sebatas pada kegiatan seremonial saja, tetapi dalam bentuk nyata berkelanjutan dan memberikan harapan dalam mensejahterakan masyarakat. (DY/*)