KENDARI –
**Borneonews - Kendari**, Sebanyak 1.938 penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan apel kesiapan. Apel ini dihadiri oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Mochammad Afifuddin, di Kendari pada sore hari. Dalam pernyataannya, Afifuddin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari konsolidasi daerah. Tujuan utama dari apel ini adalah untuk memberikan penguatan kepada penyelenggaraan pemilu, khususnya bagi KPU kabupaten dan kota, dalam menghadapi Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Afifuddin menekankan inovasi yang luar biasa dalam penyelenggaraan apel siaga ini. Dia mengungkapkan bahwa semua lapisan KPU, mulai dari KPU provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat PPK dan KPPS, sudah siap untuk menyukseskan Pilkada mendatang. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa apel tersebut juga dimaksudkan untuk memastikan pelaksanaan tahapan Pilkada 2024 di Sulawesi Tenggara berlangsung secara teratur dan aman. Di semua tahapan, pengontrolan harus dilakukan secara ketat, termasuk dalam pengolahan logistik dan pendataan pemilih yang telah dilakukan sebelumnya. Afifuddin memberikan dorongan kepada jajaran KPU untuk senantiasa mengikuti arahan yang telah ditetapkan, serta memperkuat komunikasi dengan KPU RI terkait dengan berbagai kendala atau permasalahan yang mungkin timbul di daerah. Ia menyatakan pentingnya pengawasan agar bisa melakukan supervisi dengan baik jika menghadapi isu-isu tertentu. Penjabat Gubernur Provinsi Sultra, Komjen Pol (purn) Andap Budhi Revianto, turut menekankan pentingnya kehadiran 1.938 penyelenggara Pilkada dalam apel tersebut. Hal ini mencerminkan kesiapan KPU dalam melaksanakan pemilihan untuk calon gubernur dan wakil gubernur, wali kota, serta bupati dan wakil bupati di wilayah Bumi Anoa. Andap mengingatkan bahwa pemungutan suara akan dilaksanakan dalam waktu 46 hari mendatang. Ia meminta semua pihak untuk bekerja sama dengan baik, terlibat dalam sosialisasi, dan bersama-sama mewujudkan Pemilu Sulawesi Tenggara yang demokratis, adil, jujur, dan kondusif. ANTARA