**Borneonews - Bandung**, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang mandiri melalui berbagai teknologi inovatif. Langkah ini diarahkan untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Herman menyatakan bahwa pengelolaan sampah yang efisien harus dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang tepat. Contohnya, penggunaan insinerasi, komposting, dan metode pengolahan lainnya. Dalam pernyataannya di Bandung, ia menekankan pentingnya pendekatan yang bijak dalam pengelolaan limbah, serta mengingatkan agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai.
Menurutnya, dengan penerapan teknologi yang beragam, pengiriman sampah ke TPPAS Sarimukti dapat diminimalisasi. Hal ini akan berkontribusi pada upaya menjaga kebersihan Sungai Citarum dan mencegah akumulasi sampah di kawasan Bandung Raya. Herman berharap semua pihak berperan aktif dalam program normalisasi Sungai Citarum, yang dikelola oleh Satgas Citarum Harum, yang telah bekerja secara konsisten tanpa henti.
"Kita harus menjaga proses pengolahan sampah dari hulu melalui program Citarum Harum. Pastikan bahwa sampah tidak dibuang sembarangan ke sungai, tetapi dikelola secara bijaksana mulai dari rumah tangga," ujarnya tegas.
Lebih lanjut, Herman menginstruksikan agar setiap kantor pemerintah mencermati pengalokasian konsumsi dalam setiap kegiatan, guna menghindari terjadinya sampah organik dari sisa makanan. Ia mengungkapkan bahwa lebih dari 50 persen sampah di kantor berasal dari makanan yang disajikan dalam kegiatan.
"Kota Bandung harus mengedepankan target bebas sampah makanan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD)," jelasnya.
Ia juga mengajak rumah makan, restoran, dan kafe untuk mengintensifkan pengelolaan sampah secara lebih efektif. Selain itu, Herman menekankan peran penting elemen kewilayahan yang menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Gerakan yang sedang kami gelorakan saat ini adalah pengelolaan sampah dengan bijak, dimulai dari upaya mengurangi, memanfaatkan, hingga mendaur ulang sampah," tutupnya.
ANTARA
Pengelolaan Sampah Mandiri di Jawa Barat lewat Teknologi Inovatif
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Komentar (0)
Memuat komentar…







