**Borneonews - Jakarta**, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menegaskan bahwa kolaborasi di antara negara-negara Asia Tenggara sangat penting untuk memaksimalkan potensi perdagangan di kawasan ini.
Ia menjelaskan, Mengapa kolaborasi itu penting? Sebab kita hidup dalam dunia di mana setiap negara saling bergantung satu sama lain, sehingga mustahil untuk bertindak secara sepihak. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengoptimalkan perdagangan dengan tetangga terdekat di Asia Tenggara. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Forum Bisnis Infrastruktur Wilayah Sungai Mekong yang berlangsung di Tangerang, Banten, pada hari Jumat.
Dalam forum tersebut, ia juga menyoroti bahwa negara-negara Asia Tenggara memiliki ASEAN sebagai platform yang menyatukan, diharapkan dapat memfasilitasi pengembangan potensi perdagangan bilateral, regional, dan global.
Sambuaga kemudian menarik perhatian pada Sub-regional Mekong yang lebih luas, menyebutkan bahwa Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar 456 juta dolar AS dalam perdagangan produk non-minyak dan gas dengan negara-negara Mekong. Selama periode 2019 hingga 2023, ia melaporkan bahwa nilai perdagangan antara Indonesia dan negara-negara di sub-regional tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 9,14 persen.
Wakil Menteri ini berharap bahwa forum bisnis yang dilaksanakan sebagai bagian dari Trade Expo Indonesia ke-39 ini akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menjelajahi peluang kerjasama perdagangan dan investasi dengan negara-negara Mekong, khususnya di bidang infrastruktur, energi, dan pangan.
Saat ini, kami telah terlibat dalam aktivitas perdagangan yang cukup besar, meliputi berbagai produk potensial, seperti batu bara dan minyak sawit mentah. Namun, yang ingin saya tekankan adalah pentingnya kolaborasi, papar Sambuaga.
Dalam pidatonya, ia juga menunjukkan bahwa Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi yang baik dengan tingkat pertumbuhan sebesar 5,05 persen pada kuartal kedua 2024. Di sisi lain, inflasi nasional tercatat hanya sebesar 2,1 persen pada bulan Agustus.
Dia menambahkan bahwa negara ini berhasil mengantongi surplus perdagangan sebesar 18,85 miliar dolar AS selama Januari hingga Agustus tahun ini.
ANTARA
Kolaborasi Negara-negara ASEAN Penting untuk Optimalkan Perdagangan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Komentar (0)
Memuat komentar…







