BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Masyarakat Angkatan I se-Kabupaten Seruyan.
Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga di tengah perubahan gaya hidup akibat meningkatnya jumlah penduduk, kemajuan teknologi, dan pertumbuhan ekonomi.
Djainuddin Noor dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat berdampak pada peningkatan produksi sampah yang lebih beragam, baik dari segi volume, jenis, maupun karakteristik.
"Meningkatnya produksi sampah ini membawa konsekuensi sosial , terutama terkait dengan potensi pencemaran lingkungan, seperti kualitas air, tanah, dan udara, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat," ujarnya, Jumat, 11 oktober 2024.
Berdasarkan data yang dilaporkan melalui aplikasi SIPSN pada tahun 2023, Kabupaten Seruyan baru mencapai 15,91 persen dalam penanganan sampah.
"Angka ini menunjukkan bahwa capaian pengelolaan sampah kita masih tergolong rendah. Oleh karena itu, kita perlu berupaya lebih keras dalam mengatasi permasalahan ini," tambahnya.
Pj. Bupati Djainuddin Noor berharap kegiatan Bimtek ini dapat menjadi langkah awal yang penting dalam memberdayakan masyarakat untuk mengelola sampah dari sumbernya, sehingga mampu mengurangi timbulan sampah di wilayah Kabupaten Seruyan.
"Dengan adanya bimtek ini, saya berharap wawasan dan pengetahuan yang didapatkan bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Seruyan Sehat," tutupnya. (FAHRUL/H)









