**Borneonews - Surabaya**, Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, telah mendengarkan keluhan para pedagang mengenai masalah banjir yang terjadi di Pasar Pabean, Surabaya. Dalam kunjungannya, Khofifah mendapatkan informasi bahwa saat hujan, air sering kali menggenangi stan-stan pedagang karena saluran air yang tersumbat.
Khofifah menyatakan, "Salah satu rekomendasi yang kami terima berkaitan dengan infrastruktur pasar. Ketika hujan, banjir dari saluran air masuk ke dalam area pasar. Para pedagang berharap agar air tidak lagi menggenang di dalam pasar selama musim hujan."
Menanggapi rekomendasi tersebut, Khofifah menilai bahwa masukan dari para pedagang sangatlah strategis dan akan menjadi bahan pertimbangan bagi Wali Kota Surabaya dalam perencanaan ke depan. Menurutnya, kenyamanan pedagang di pasar merupakan hal yang krusial untuk menjaga kelancaran ekonomi dan menciptakan rasa aman bagi pengunjung.
"Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan Wali Kota Surabaya mengenai perbaikan saluran air. Hal ini harus segera ditangani bersama Pemkot Surabaya untuk mengatasi masalah genangan air ini," imbuhnya.
Dia juga menegaskan pentingnya menindaklanjuti masukan yang diberikan oleh pedagang, mengingat volume transaksi di pasar tersebut sangat besar dan perlu dilindungi agar tidak terpengaruh oleh kondisi lingkungan.
Di lain pihak, Khofifah memberikan apresiasi kepada para tukang panggul di pasar yang banyak diisi oleh ibu-ibu. Menurutnya, mereka adalah tulang punggung ekonomi keluarga dan memiliki peranan penting dalam aktivitas pasar.
"Harapan kami adalah agar mereka selalu sehat, rejekinya berlimpah, dan hidup bahagia. Dulu, saat menjabat sebagai Menteri Sosial, saya pernah memberikan bantuan berupa alat dorong. Namun, tampaknya aliran aktivitas di sini masih cukup padat. Saya berharap, mereka tidak lagi memanggul, melainkan dapat menggunakan alat dorong secara efektif, meski semua itu memerlukan proses yang tidak sebentar," tuturnya.
Dalam konteks Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024, terdapat tiga pasangan calon yang bersaing. Pasangan tersebut adalah Nur Hamidah-Lukmanul Khakim dengan nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak nomor urut 2, dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta nomor urut 3.
Masa kampanye untuk pilkada ini dimulai dari tanggal 25 September hingga 23 November 2024. Sementara itu, pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024, diikuti dengan penghitungan suara dan rekapitulasi hasil yang akan dilakukan dari tanggal 27 November hingga 16 Desember 2024.
ANTARA
Khofifah Tanggapi Keluhan Pedagang Pasar Pabean Surabaya
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







