JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden terpilih, Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa tahapan uji kelayakan serta kepatutan untuk calon menteri dalam pemerintahan yang akan datang telah berlangsung cukup lama. Ia menjelaskan bahwa para pimpinan partai koalisi telah mengajukan beberapa nama, yang saat ini sedang dipelajari dengan seksama. Dalam pernyataannya saat ditemui di kediaman pribadi di Jalan Kertanegara, Jakarta, Prabowo menyatakan, "Sebenarnya, prosesnya sudah berjalan lama. Pimpinan-pimpinan partai koalisi mengajukan nama-nama yang akan kami pelajari." Prabowo lebih lanjut mengungkapkan bahwa ia juga aktif memantau dan mendiskusikan kemampuan dari para calon menteri yang diajukan bersama timnya. Prabowo juga menegaskan bahwa dari sejumlah nama yang telah diterima, banyak di antaranya adalah sosok-sosok yang memiliki kapabilitas yang tinggi. "Saya harus akui, yang diajukan banyak sekali yang sangat bagus, sangat kapabel, dan sebagian (nama) sudah lama kita pantau," ujarnya. Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menambahkan bahwa tim Prabowo Subianto sedang dalam proses seleksi nama-nama yang akan masuk ke dalam kabinet. Ia menjelaskan bahwa akan ada serangkaian proses, termasuk uji kelayakan dan kepatutan, yang akan diterapkan terhadap calon-calon tersebut. Dasco merinci tahapan tersebut, dimulai dari pengumpulan biodata, kemudian dilanjutkan dengan *profiling*, dan tahap finalisasi. "Nanti akan ada *fit and proper test*. Walaupun sudah dilakukan oleh tim, tetapi akan langsung oleh Pak Prabowo untuk sesi tatap muka, sebelum finalisasi," imbuhnya. Proses pemilihan ini menunjukkan keseriusan Prabowo dalam membentuk pemerintahan yang kuat dan efektif, dengan memperhatikan kualitas dan kemampuan dari setiap calon yang diusulkan. ANTARA