SEMARANG –
**Borneonews - Pekalongan**, Kementerian Agama Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melaksanakan program unik dalam rangka memperingati Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah/2024 Masehi dengan mengadakan pencatatan nikah gratis bagi 20 pasangan pengantin. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud, menyampaikan bahwa partisipasi dalam acara nikah massal tahun ini lebih beragam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, 20 pasang pengantin yang mengikuti acara berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari dalam kota tetapi juga dari Brebes, Semarang, Madura, dan Yogyakarta. Meskipun demikian, sebagian besar peserta adalah warga setempat. Program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi calon pengantin dalam mendapatkan buku nikah tanpa dikenakan biaya, sekaligus memastikan bahwa pernikahan mereka sah menurut hukum agama dan negara. Kasiman menegaskan bahwa seluruh peserta tidak dipungut biaya apapun dan bahkan mendapatkan berbagai hadiah, souvenir, serta uang transportasi. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak Kementerian Agama juga memberikan perhatian khusus bagi para calon pengantin dengan memberikan dukungan berupa doa dan keberkahan dari para kiai, ulama, dan habib yang hadir. Sebagian besar pasangan yang berpartisipasi telah melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, sementara beberapa pasangan lainnya melangsungkan prosesi di gedung Kanzus Sholawat. Dari ke-20 pasangan tersebut, peserta termuda tercatat bernama Dewi Maryana Rofida yang berusia 18 tahun, sedangkan peserta tertua adalah Rokhan, yang berusia 64 tahun, keduanya berasal dari Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan. ANTARA