SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Pemerintah Kota Surabaya, yang terletak di Jawa Timur, baru-baru ini menerima penghargaan bergengsi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas upaya pemerintah kota dalam mendukung transformasi digital, yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik secara efisien. Dalam acara Seminar Nasional yang dilaksanakan di Auditorium Magister Manajemen Sukadji Ranuwihardjo, Yogyakarta, penghargaan tersebut diberikan kepada Plt Kepala Bidang Layanan Pemerintah Berbasis Elektronik (E-Gov), Yusuf Efendy. Acara itu termasuk peluncuran Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) yang juga menjadi momentum penting bagi pemkot. Yusuf Efendy mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya berhasil meraih predikat sebagai Pemerintah Daerah Kota atau Kabupaten Tingkat II Terbaik di wilayah Jawa Timur serta menempati posisi ketiga dalam kategori pemerintah daerah terbaik untuk kota. Penghargaan ini adalah sebuah pencapaian yang signifikan dan menandakan usaha yang telah dilakukan pemerintah dalam mengadopsi teknologi dalam pelayanan publik. Kinerja yang diukur melalui GM-DTGI dirancang untuk menganalisis tata kelola transformasi digital di tingkat pemerintah daerah. Indeks ini memberikan penekanan khusus pada berbagai aspek penting, seperti inovasi dalam layanan publik yang berbasis teknologi, pengelolaan data yang efektif, serta integrasi sistem informasi dalam pelayanan pemerintahan. Lebih lanjut, Efendy menyebutkan bahwa penghargaan yang diraih merupakan bentuk apresiasi terhadap langkah-langkah krusial yang telah diambil Pemkot Surabaya dalam hal digitalisasi layanan publik. Salah satu langkah nyata dalam hal ini adalah pengembangan berbagai aplikasi layanan publik, termasuk sistem pengaduan online dan portal informasi yang memudahkan akses bagi masyarakat. Dalam upaya selanjutnya, Pemkot Surabaya juga telah menerapkan konsep *Smart City*, yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Konsep ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam mengelola berbagai layanan kota, termasuk sistem transportasi yang lebih baik dan pengelolaan sampah yang efektif. Efendy menegaskan bahwa pemerintah kota juga berkomitmen untuk menyediakan data terbuka. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi serta akuntabilitas, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan. Pentingnya memperkuat infrastruktur digital juga menjadi perhatian khusus. Diskominfo Surabaya sedang bekerja keras untuk menyediakan jaringan internet cepat demi mendukung berbagai layanan yang berbasis teknologi. "Penguatan infrastruktur digital ini dirancang untuk menopang penerapan sistem pemerintahan elektronik yang lebih efisien dan mempermudah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat," ujar Efendy. Efendy menambahkan bahwa keberhasilan yang dicapai tidak lepas dari kolaborasi dengan pihak swasta, khususnya dalam hal teknologi, yang mampu menghadirkan solusi inovatif. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Surabaya dalam bertransformasi menjadi kota yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan warganya. ANTARA