JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Dompet digital LinkAja mengumumkan tujuh komitmen untuk memerangi praktik judi online yang beroperasi di platform mereka. Dalam pernyataannya, CEO LinkAja, Yogi Rizkian Bahar, menegaskan bahwa perusahaan tidak akan pernah memfasilitasi aktivitas atau transaksi keuangan yang mencurigakan, termasuk judi online. LinkAja menunjukkan dukungannya terhadap upaya pemerintah dan otoritas regulasi dalam mencegah serta mengatasi judi online. Salah satu langkah awal dalam komitmen mereka adalah dengan mengoptimalkan sistem deteksi *fraud* (penipuan) atau *Fraud Detection System* (FDS). Mereka melakukan penarikan dan analisis data setiap minggu untuk mendeteksi akun yang terindikasi melakukan transaksi mencurigakan, termasuk melibatkan aktivitas judi online. Selanjutnya, LinkAja juga akan melakukan analisis terhadap temuan yang diperoleh dan membuat laporan kepada pihak berwenang melalui Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) yang disampaikan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Di sisi lain, upaya pengawasan yang ketat terhadap mitra-mitra yang berkolaborasi dengan LinkAja juga menjadi prioritas. Hingga September 2024, mereka telah memutuskan koneksi transaksi dengan lebih dari 350 akun yang terindikasi melakukan penipuan. Selain itu, lebih dari 150 kasus juga ditindaklanjuti, termasuk pembekuan dan pemblokiran akun yang dilaporkan oleh layanan pelanggan serta mitra bank. LinkAja tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga memperkuat manajemen risiko dengan memperketat proses verifikasi pengguna melalui Know Your Customer (KYC). Proses ini mencakup pemantauan terhadap transaksi yang mencurigakan dan evaluasi akun pelanggan serta mitra dagang. Perusahaan juga melakukan patroli siber secara mandiri untuk meningkatkan kewaspadaan. Lebih lanjut, penguatan pembinaan kepada mitra dagang dilakukan untuk memastikan mereka tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan. Jika terbukti melanggar, LinkAja tidak ragu untuk menghentikan kerjasama dengan mitra tersebut. Upaya lanjutan lainnya adalah optimasi sistem FDS untuk memantau transaksi secara real-time, memungkinkan tindakan pencegahan segera diambil terhadap akun-akun yang teridentifikasi melakukan aktivitas mencurigakan, termasuk judi online. LinkAja juga menambahkan fitur keamanan yang lebih canggih, seperti autentikasi ganda dan enkripsi data, demi menjaga keamanan setiap transaksinya. Terakhir, pihak perusahaan melaksanakan edukasi dan kampanye, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi, untuk memberi pemahaman kepada konsumen tentang konsekuensi hukum yang terkait dengan judi online serta meningkatkan kesadaran mereka tentang risiko tersebut. Dalam konteks ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika turut memberikan teguran kepada platform dompet digital yang terbukti memfasilitasi praktik judi online. ANTARA