JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, menyatakan bahwa Indonesia memiliki hak untuk mengolah dan memperdagangkan komoditasnya di arena perdagangan internasional. Ia menekankan pentingnya sikap tegas dalam menyuarakan hak tersebut. Jerry mengungkapkan, "Langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah sangat tepat. Kita perlu *fight* untuk mempertahankan posisi Indonesia di panggung dunia, terutama terkait komoditas. Kita berhak mengolah komoditas kita dan menetapkan kepada siapa serta kemana produk tersebut akan dikirim." Lebih lanjut, ia yakin bahwa pemerintahan saat ini telah membuktikan komitmen dalam mempertahankan hak Indonesia terkait pengolahan dan perdagangan komoditas di pasar global. Contohnya, pada tahun 2020, saat ia menjadi ketua delegasi dalam tuntutan terhadap Uni Eropa terkait masalah *crude palm oil* (CPO), serta tuntutan Uni Eropa tentang nikel. Jerry menjelaskan bahwa Indonesia berhak untuk tidak hanya mengirimkan bahan mentah, tetapi juga melakukan hilirisasi, sesuai dengan arahan Presiden. Jerry optimis bahwa pemerintahan yang akan datang, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai Presiden dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden, akan memiliki pandangan serupa mengenai hak Indonesia dalam pengolahan komoditas. Dia mencatat bahwa tema keberlanjutan dari pemerintahan yang sekarang akan terus dibawa ke depan. "Dengan Presiden terpilih, saya yakin mereka akan membawa pandangan yang sama dan menjadikannya prioritas bagi Indonesia sebagai negara besar. Kita memiliki suara, rencana strategis, dan kemampuan untuk *deliver* kepada semua pihak," ujarnya. Jerry menambahkan pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa Indonesia memiliki kesetaraan, kemampuan, dan *presence* yang sangat signifikan di pasar perdagangan global. Dengan sikap ini, diharapkan Indonesia dapat menunjukkan kekuatan dan kapabilitasnya dalam sektor perdagangan dunia. ANTARA