SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, Pemerintah Kota Surakarta menunjukkan respons cepat setelah keputusan pemerintah pusat yang memutuskan untuk memindahkan lokasi pelaksanaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 dari Sumatera Utara ke Jawa Tengah. Keputusan ini tentunya memerlukan penyesuaian yang signifikan dalam persiapan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Surakarta, Rini Kusumandari, menjelaskan bahwa meskipun ada beberapa perbaikan yang dilakukan, sifat perubahan tersebut terbilang minor karena tidak semua venue siap pada waktu yang ditentukan. Namun, mereka berhasil menyelesaikan persiapan venue tidak lebih dari tanggal 1 Oktober. Sebanyak 23 venue telah disiapkan untuk digunakan sebagai tempat pertandingan dan latihan para atlet. Surakarta diberi tugas untuk menyelenggarakan Peparnas yang semula direncanakan di Sumatera Utara, namun tidak mampu melaksanakannya. Dengan waktu yang terbatas, persiapan menjadi sangat mendesak. Kota Solo memiliki keuntungan dengan keberadaan fasilitas bagi penyandang disabilitas yang sudah tersebar di berbagai sektor. Rini menambahkan, "Kota Solo memiliki penginapan yang ramah terhadap disabilitas, dan hampir semua venue pertandingan dirancang dengan pertimbangan aksesibilitas. Meskipun ada beberapa hotel yang belum sepenuhnya ramah, kami telah mencari solusi untuk memastikan semuanya lebih inklusif. Misalnya, jika toilet untuk disabilitas tidak tersedia, kami menyediakan fasilitas sewa portabel." Peparnas 2024 akan mempertandingkan total 20 cabang olahraga, termasuk dua cabang olahraga eksibisi, yaitu *para e-sports* dan *bola basket kursi roda*. Persiapan yang tergesa-gesa ini mencerminkan komitmen kota untuk menyukseskan acara bergengsi tersebut. ANTARA