**Borneonews - Kediri**, Pemerintah Kota Kediri, yang terletak di Jawa Timur, telah melaksanakan evaluasi terhadap kinerja para operator teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang bertugas di tingkat kelurahan dan kecamatan. Langkah ini diambil agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat ditingkatkan, terutama yang berkaitan dengan implementasi TIK.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri, Apip Permana, menjelaskan tentang peran operator TIK. Mereka tidak hanya berperan sebagai operator teknis untuk aplikasi layanan publik, tetapi juga sebagai pendukung infrastruktur TIK, penyebar informasi, serta pengelola tata kelola TIK dalam ranah birokrasi layanan publik.
Dalam setiap kegiatan pembinaan, kami memberikan bimbingan teknis. Para operator harus selektif dan memahami informasi yang relevan dari pemerintah daerah untuk disampaikan kepada masyarakat, ungkapnya saat dilaksanakan kegiatan di Kediri, pada hari Jumat.
Apip menekankan pentingnya keakuratan informasi yang disajikan. Informasi tersebut harus memenuhi standar benar dan tidak mudah terpengaruh oleh berita palsu yang beredar di masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa keterampilan ini esensial, mengingat operator TIK juga tergabung dalam kelompok informasi masyarakat (KIM).
Pemerintah Kota Kediri telah memberikan pelatihan kepada petugas TIK mengenai pembuatan website dan optimalisasi media sosial di tingkat kecamatan dan kelurahan. Ini merupakan bagian dari upaya *branding* Pemerintah Kota Kediri, dengan tujuan untuk meningkatkan peran dan kinerja operator TIK dalam konteks layanan publik.
Evaluasi kinerja para operator TIK juga diadakan oleh lurah dan camat setempat. Mereka berhak memberikan penilaian terhadap kinerja operator, yang menunjukkan bahwa saat ini performa para operator TIK sudah tergolong baik.
Menurut Apip, evaluasi kinerja juga didasarkan pada kompetensi teknis yang dimiliki masing-masing operator, yang merupakan aspek penting dalam penilaian.
Ia juga mengajak agar para operator TIK lebih aktif dalam menginput kegiatan dan informasi terkait di website KIM untuk masing-masing kelurahan. Hal ini penting karena KIM berfungsi sebagai sumber informasi dan sarana untuk meningkatkan literasi masyarakat di bidang informasi.
Beberapa kelurahan di Kota Kediri sudah menunjukkan aktivitas yang baik. Setelah kegiatan ini, kami berharap semua kelurahan dapat berpartisipasi aktif dalam mengisi informasi di website KIM sehingga keberadaan KIM bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, tuturnya.
Pelatihan yang ditujukan bagi para operator TIK ini diadakan di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri dan dihadiri oleh seluruh kelurahan dan kecamatan di Kota Kediri. Pemerintah setempat berharap melalui kegiatan ini, para operator TIK dapat melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan tugas mereka.
ANTARA
Evaluasi Kinerja Operator TIK untuk Pelayanan Masyarakat di Kediri
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Revisi Perpres 26/2026 untuk Impor Minyak Berbagai Negara
Bupati Lamandau Dorong Pemenuhan Gizi dan Fasilitas demi Prestasi Atlet
Menko Bahlil Perintahkan ESDM Berpihak pada Kepentingan Rakyat
DPRD Kotim Kunjungi Seruyan, Bahas Strategi Pengembangan Usaha Perikanan
Musorkab KONI Lamandau 2026 Dorong Penguatan Pembinaan dan Prestasi Atlet
Puluhan Hektare Konsesi Perusahaan Perdagangan Karbon di Kotim Terbakar
Komentar (0)
Memuat komentar…







