MANADO –
**Borneonews - Manado**, Kasus pemukulan yang dialami oleh seorang petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung telah berakhir dengan damai. Insiden yang melibatkan seorang oknum anggota Polri dari Polda Sulawesi Utara itu terjadi selama pelaksanaan debat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung dan dinyatakan sebagai sebuah kesalahpahaman. Kepala Bidang Humas Polda Sulut, Kombes Pol Michael Irwan Thamsil, memberikan penjelasan mengenai penyelesaian kasus ini. Pada Jumat siang, kedua belah pihak telah melaksanakan pertemuan di Kota Bitung untuk membahas dan menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Intelkam Polda Sulut, beberapa Kepala Subdit, oknum anggota polisi terkait, serta Ketua KPU Kota Bitung beserta para komisioner dan petugas keamanan yang ada. Hasil dari pertemuan tersebut menunjukkan bahwa kedua pihak sepakat untuk menghentikan permasalahan, dengan penekanan bahwa insiden itu hanya terjadi akibat kesalahpahaman. Kombes Pol Michael Irwan menegaskan bahwa situasi tersebut bukanlah sesuatu yang perlu diperpanjang, melainkan telah diselesaikan dengan baik. Dugaan pemukulan ini terjadi saat acara debat pilkada yang diadakan di sebuah hotel di kota Manado pada Minggu malam, tanggal 6 Oktober. Dalam peristiwa tersebut, oknum anggota kepolisian berusaha untuk masuk ke dalam ruangan debat, namun dihalangi oleh petugas keamanan KPU karena tidak menunjukkan tanda pengenal yang seharusnya. ANTARA