SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, Pelatih tim para-taekwondo dari Provinsi Sumatera Utara, Bibi Wijaya, menyampaikan harapannya agar diadakan pemusatan pelatihan nasional untuk atlet para-taekwondo setelah penyelenggaraan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Solo. Diungkapkan oleh Bibi, masih terdapat banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh atlet para-taekwondo setelah ajang Peparnas. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya pelatihan nasional yang diadakan segera setelah event tersebut. Sebagai informasi, para-taekwondo untuk pertama kalinya akan dipertandingkan dalam Peparnas 2024. Acara ini sendiri menjadi bagian dari persiapan Indonesia dalam menghadapi ASEAN Paragames yang dijadwalkan berlangsung di Thailand, serta menjelang Paralimpiade yang akan digelar di Amerika Serikat. Bibi juga berharap agar lebih banyak kompetisi para-taekwondo dapat diadakan untuk memfasilitasi perkembangan olahraga ini di tanah air. Dalam kompetisi Peparnas 2024, Provinsi Sumatera Utara berhasil meraih lima medali emas dari cabang para-taekwondo. Bibi Wijaya mengatakan bahwa prestasi ini telah memenuhi target yang telah ditetapkan sebelumnya oleh kontingen mereka. Senada dengan itu, pelatih tim para-taekwondo dari Jawa Barat, Aditya Nugraha, juga menyampaikan pandangannya. Dia menilai bahwa perkembangan *para-taekwondo* di Indonesia mungkin terbilang lambat jika dibandingkan dengan beberapa negara lain. Oleh karena itu, Aditya mengharapkan agar pembinaan terhadap atlet para-taekwondo di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia bisa ditingkatkan. Hal ini sangat penting seiring dengan adanya potensi besar yang dimiliki oleh para atlet di bidang tersebut. ANTARA