JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa harga sejumlah komoditas pangan menunjukkan kenaikan yang signifikan per hari Sabtu, 12 Oktober. Salah satu yang mengalami peningkatan adalah harga telur ayam ras, yang kini berada di angka Rp29.190 per kilogram. Data dari Panel Harga Bapanas yang diperoleh pada pukul 08.00 WIB menunjukkan bahwa harga pangan di tingkat pedagang eceran nasional mengalami kenaikan. Misalnya, harga beras premium mengalami peningkatan sebesar 0,26 persen atau Rp40, mencapai Rp15.540 per kilogram. Selain itu, harga beras medium juga mengalami kenaikan sebesar 0,15 persen atau Rp20, sehingga kini menjadi Rp13.580 per kilogram. Beras yang berasal dari stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog menunjukkan kenaikan yang lebih besar, yaitu sebesar 0,32 persen atau Rp40, menjadikannya Rp12.590 per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah mengalami kenaikan sebesar 1,47 persen atau Rp420, menjadi Rp29.070 per kilogram. Bawang putih bonggol juga tercatat mengalami kenaikan, yakni 1,91 persen atau Rp760, sehingga harganya menjadi Rp40.470 per kilogram. Namun, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Harga cabai merah keriting mengalami penurunan, yaitu 1,77 persen atau Rp540, menjadikannya Rp29.890 per kilogram. Sebaliknya, harga cabai rawit merah justru menunjukkan adanya peningkatan sebesar 0,26 persen atau Rp120, yang membawa harganya ke angka Rp46.240 per kilogram. Daging sapi murni mengalami penurunan sebesar 0,36 persen atau Rp490 dan kini dihargai Rp133.930 per kilogram. Sebaliknya, daging ayam ras mengalami kenaikan 1,60 persen atau Rp560, menjadikannya Rp35.540 per kilogram. Telur ayam ras juga mengalami peningkatan sebesar 2,24 persen atau Rp640, sehingga harganya kini mencapai Rp29.190 per kilogram. Mengamati kondisi bahan pangan lainnya, kedelai biji kering (impor) mengalami kenaikan sebesar 0,93 persen atau Rp100, menjadikannya Rp10.850 per kilogram. Sementara itu, gula konsumsi juga mengalami kenaikan sebesar 0,84 persen atau Rp150, yang menjadikannya Rp18.060 per kilogram. Minyak goreng kemasan sederhana tercatat naik 2,03 persen atau Rp370 hingga menjadi Rp18.590 per kilogram. Demikian juga, minyak goreng curah naik 1,40 persen atau Rp230 menjadi Rp16.680 per kilogram. Di sisi lain, harga tepung terigu curah turun sebesar 0,79 persen atau Rp80 menjadi Rp10.100 per kilogram. Namun, tepung terigu non curah justru mengalami peningkatan, yaitu 0,23 persen atau Rp30, dengan harga final Rp13.120 per kilogram. Sementara itu, harga jagung yang berada di tingkat peternak mengalami lonjakan, mencapai 5,80 persen atau Rp350, sehingga kini menjadi Rp6.380 per kilogram. Garam halus beryodium juga mengalami kenaikan harga sebesar 1,13 persen atau Rp130, menjadikannya Rp11.630 per kilogram. Harga ikan kembung meningkat sebesar 4,14 persen atau Rp1.530, menjadikannya Rp38.460 per kilogram. Ikan tongkol juga mengalami kenaikan, yakni 2,13 persen atau Rp670, sehingga harga terbarunya adalah Rp32.080 per kilogram, sedangkan ikan bandeng naik 1,42 persen atau Rp470, mencapai Rp33.500 per kilogram. ANTARA