JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah melaksanakan pembangunan 13 Rumah Sakit (RS) Bhayangkara selama kurun waktu 2014 hingga 2024. Dengan demikian, saat ini jumlah total RS Bhayangkara di seluruh Indonesia mencapai 57 unit. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dikeluarkan di Jakarta, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit menyatakan bahwa kehadiran RS Bhayangkara merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. "Kami berharap RS Bhayangkara dapat memberikan pelayanan terbaik, baik kepada anggota Polri maupun masyarakat umum. Dengan demikian, keberadaan rumah sakit ini bisa memberikan manfaat nyata dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan," jelas Listyo. Adapun rumah sakit yang dibangun selama periode tersebut mencakup beberapa lokasi, antara lain RS Bhayangkara Tingkat IV Batam, RS Bhayangkara Tingkat Papua Barat, RS Bhayangkara Tingkat IV Bangka Belitung, serta RS Bhayangkara Tingkat IV Banten. Lainnya termasuk RS Bhayangkara Tingkat IV Sulawesi Barat, RS Bhayangkara Tingkat IV Kalimantan Utara, RS Bhayangkara Tingkat IV Gorontalo, RS Bhayangkara Tingkat IV Cianjur, RS Bhayangkara Tingkat IV Surakarta, RS Bhayangkara Tingkat IV Batang Toru, dan RS Bhayangkara Tingkat IV Sespim Lemdiklat Polri. Selain itu, RS Bhayangkara Tingkat IV Mimika dan RS Bhayangkara Tingkat IV Blora juga merupakan bagian dari proyek pembangunan ini. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa pembangunan RS Bhayangkara merupakan upaya untuk mewujudkan visi dan misi Polri dengan dukungan sumber daya manusia yang sehat. Ini bertujuan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang memadai bagi seluruh masyarakat Indonesia. Trunoyudo menambahkan bahwa Polri memiliki tanggung jawab utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi, mengayomi, dan melayani publik. Selain menjalankan tugas penegakan hukum yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polri juga bertanggung jawab untuk mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat. Penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai adalah salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut. "RS Bhayangkara ini nantinya diharapkan dapat menjadi bagian integral dari upaya Polri dalam menyediakan layanan kesehatan yang komprehensif, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia," tutupnya. Dia menyatakan harapannya agar pembangunan RS Bhayangkara dapat memperkuat sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang kesehatan. ANTARA