TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Tanjung Selor**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan dedikasi yang kuat dalam mendukung program *Makan Bergizi Gratis* (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. Mereka bersiap untuk melaksanakan uji coba program tersebut bagi 1.000 siswa di Kota Tarakan. Menurut Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatu untuk menyukseskan program ini. Uji coba akan dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober di Tarakan. Sebagai langkah awal, Pjs Gubernur bersama Pejabat Wali Kota Tarakan Bustan dan Pejabat Bupati Malinau, Polymart Sijabat, melakukan kunjungan ke Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kunjungan tersebut dilakukan pada hari Jumat yang lalu, di mana mereka turut didampingi oleh pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Bappeda Provinsi Kaltara. Selama kunjungan kerja tersebut, rombongan Pemprov Kaltara tidak hanya meninjau pelaksanaan program MBG tetapi juga berkesempatan berdialog dengan pengelola Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis serta pihak dari SD Negeri 3 Warungkiara, yang merupakan salah satu sekolah sasaran program ini. Di Jakarta, pada waktu yang bersamaan, Pjs Gubernur berkomunikasi dengan Badan Gizi Nasional, melalui Tigor Pangaribuan, yang berlangsung di gedung Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Togap Simangunsong menyatakan bahwa Kaltara adalah wilayah pertama di luar Pulau Jawa yang secara resmi memberikan dukungan penuh terhadap program *Makan Bergizi Gratis* yang diprakarsai oleh Presiden terpilih. Dalam kesempatan kunjungannya, rombongan Kaltara menyaksikan secara langsung bagaimana pelaksanaan penyediaan dan penyaluran makanan bergizi kepada siswa SD Negeri 3 Warungkiara. Ia memberikan apresiasi terhadap tata kelola program yang terlihat efektif serta memastikan bahwa kebutuhan gizi anak-anak terjamin. Pjs Gubernur mengungkapkan, "Kami melihat secara langsung bagaimana program MBG di Sukabumi berjalan dengan baik. Anak-anak mendapatkan makanan yang bergizi seimbang, mencakup empat sehat lima sempurna." Sebagai langkah lanjutan dari kunjungan tersebut, Pemprov Kaltara berkomitmen untuk segera melaksanakan uji coba MBG di Kota Tarakan pada 19 Oktober 2024, dengan target awal pada 1.000 siswa. Menurut Togap, mereka memiliki optimisme besar bahwa uji coba ini akan berhasil, berbekal potensi sumber daya yang memadai di Tarakan. Pemprov Kaltara, Badan Gizi Nasional, Pemerintah Kota Tarakan, dan Pemerintah Kabupaten Malinau berkolaborasi dengan erat untuk menjadikan Kaltara sebagai daerah percontohan dalam pelaksanaan MBG di luar Pulau Jawa. Pjs Gubernur juga optimis bahwa uji coba di Tarakan akan memberikan data akurat mengenai biaya yang diperlukan untuk program MBG di Kaltara, dan berharap ini dapat turut menggairahkan ekonomi masyarakat, terutama bagi para petani dan peternak. Dengan dukungan dari berbagai pihak, Kaltara yakin bahwa program MBG dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif, sejalan dengan visi Indonesia Emas. ANTARA