**Borneonews - Palu**, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Supratman Andi Agtas, menegaskan bahwa Festival Danau Poso 2024 berfungsi sebagai indikasi bahwa warisan budaya dan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Poso di Sulawesi Tengah dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Supratman mengungkapkan, "Danau Poso memiliki banyak sumber daya yang bisa menjadi basis ekonomi, tidak hanya untuk daerah tetapi juga untuk tingkat nasional. Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus mengembangkan potensi ini." Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks Festival Danau Poso 2024 yang diadakan bersamaan dengan acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI dan BBWI) 2024, yang berlangsung di Poso.
Festival yang diadakan pada malam Jumat itu, diperkuat oleh pernyataan Menkumham bahwa kegiatan tersebut menonjolkan potensi luar biasa yang dimiliki oleh Kabupaten Poso. "Kekayaan budaya dan alam di daerah ini mampu memfasilitasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tambahnya.
Danau Poso, yang memiliki luas sekitar 36.000 hektare, merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia. Supratman menekankan potensi danau ini sebagai pusat pengembangan industri dan ekonomi kreatif yang berskala internasional. "Ini bisa menjadi salah satu pilar utama untuk mendukung ekonomi di tingkat nasional," ujarnya. Festival ini juga dipandang sebagai kesempatan berharga untuk mempromosikan produk lokal serta daya tarik alam Poso.
Penting untuk mendukung produk-produk dalam negeri serta mengembangkan potensi pariwisata lokal. Supratman menekankan betapa krusialnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat untuk kemajuan ekonomi melalui produk buatan Indonesia dan sektor pariwisata.
Selanjutnya, Penjabat Sementara Gubernur Sulawesi Tengah, Novalina, menyampaikan bahwa Festival Danau Poso 2024 merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk bersatu dan meningkatkan kecintaan terhadap produk serta sektor pariwisata di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah. "Festival ini bukan hanya sekadar acara hiburan, melainkan juga sarana untuk menunjukkan kekayaan alam yang menakjubkan di daerah ini," ungkapnya.
Festival ini berlangsung selama tiga hari, dari 11 hingga 13 Oktober, di Anjungan Danau Poso, Tentena, Kabupaten Poso. Dalam kesempatan tersebut, Novalina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Festival Danau Poso serta Gernas BBI-BBWI 2024.
ANTARA
Festival Danau Poso 2024 Dorong Ekonomi Berkelanjutan di Sulawesi Tengah
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Komentar (0)
Memuat komentar…







