PALU –
**Borneonews - Sigi, Sulawesi Tengah**, Pemerintah Kabupaten Sigi, yang terletak di Sulawesi Tengah, mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menjalin kerja sama dengan ritel modern dalam upaya memasarkan produk-produk mereka. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sigi, Hajar Modjo, saat berbicara di Marawola. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara UMKM dan ritel modern dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi serta meningkatkan pemasaran produk di daerah tersebut. "Pemerintah daerah berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan UMKM di setiap kecamatan terkait dengan aspek pemasaran produk," ungkap Hajar. Menurutnya, saat ini pelaku UMKM di Kabupaten Sigi menghadapi berbagai kendala dalam memasarkan produk mereka secara efektif. "Kami menjumpai banyak pelaku UMKM yang mampu menghasilkan produk berkualitas, namun sering kali menemui kesulitan dalam pemasaran karena terbatasnya jaringan yang mereka miliki," jelas Hajar. Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah berupaya menciptakan jembatan antara pelaku UMKM dan pengusaha ritel modern. "Dengan cara ini, kami berharap stabilitas ekonomi di Kabupaten Sigi dapat terjaga," imbuhnya. Lebih lanjut, lanjut Hajar, dalam pertemuan tersebut, pelaku UMKM dapat mempelajari metode pemasaran yang dapat meningkatkan nilai penjualan hasil produk mereka. "Kami sangat berharap bahwa kemitraan ini dapat berlanjut di masa mendatang, mengingat peran vital UMKM dalam memastikan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sigi," tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sigi, Miar Permana, menjelaskan bahwa tujuan pertemuan ini adalah untuk mendorong sinergi antara pelaku UMKM dan ritel modern. "Kami harap dengan adanya kolaborasi ini, akan tercipta lapangan kerja baru yang pada gilirannya dapat meningkatkan semangat serta pendapatan bagi para pelaku UMKM," sebut Miar. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sekitar 40 peserta, yang terdiri dari perwakilan berbagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah tersebut. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sigi, total terdapat 30.566 UMKM di wilayah Sigi. Rincian dari jumlah ini terdiri dari 22.862 usaha mikro, 7.395 usaha kecil, dan 290 usaha menengah. Jenis usaha di Kabupaten Sigi termasuk dalam enam kategori, yaitu usaha dagang, jasa, peternakan/perikanan, pertanian/perkebunan, industri rumah tangga, dan sektor industri kecil menengah. ANTARA