**Borneonews - Moskow**, satu-satunya solusi untuk menghentikan konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah adalah melalui embargo pasokan senjata ke Israel, yang dianggap sebagai pihak yang melanjutkan pertempuran di Jalur Gaza dan Lebanon. Pernyataan ini diutarakan oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Dalam sebuah pertemuan puncak MED9 yang melibatkan negara-negara anggota Uni Eropa di wilayah Mediterania yang diselenggarakan di Siprus, Macron menegaskan pentingnya penghentian ekspor senjata ke kawasan konflik. Ia menyatakan bahwa semua pemimpin yang hadir sepakat bahwa langkah tersebut merupakan satu-satunya cara untuk segera mengakhiri pertikaian yang sedang berlangsung.
Macron juga memberi klarifikasi bahwa tuntutan yang disampaikannya bukanlah untuk melakukan perlucutan senjata total terhadap Israel. Hal ini disebabkan negara tersebut masih menghadapi risiko keamanan yang signifikan. Pernyataan tersebut muncul setelah serangan mendadak yang dilancarkan oleh gerakan Hamas di Jalur Gaza terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. Serangan ini merupakan respons atas puluhan tahun pendudukan oleh Israel terhadap wilayah Palestina.
Serangan mendadak Hamas diiringi dengan serangan balasan dari Tel Aviv yang intensif, melibatkan bombardir udara dan serangan darat ke Gaza. Tindakan yang dinilai sebagai genosida oleh rakyat Palestina ini telah memicu konflik bersenjata paling parah dalam beberapa dekade terakhir.
Di sisi lain, gerakan Hizbullah yang beroperasi di Lebanon juga terlibat dalam tindakan agresif dengan menembakkan roket ke wilayah Israel, mendesak negara tersebut untuk menghentikan serangannya terhadap Jalur Gaza. Situasi semakin rumit dengan serangan rudal yang diluncurkan oleh Iran ke Israel, yang berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan yang sudah rentan ini.
Menjelang konflik berkepanjangan, Israel melangsungkan operasi darat melawan Hizbullah di selatan Lebanon pada 1 Oktober. Misi ini disertai dengan serangan udara dan penembakan roket yang terus berlangsung. Kekhawatiran meningkat di kalangan para pemimpin dunia ketika PBB melaporkan bahwa pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon sering menjadi target serangan selama bentrokan antara Israel dan Hizbullah.
ANTARA
Embargo Senjata untuk Israel, Solusi Menghentikan Konflik Timteng
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







