SURABAYA –
**Borneonews - Banyuwangi**, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyuwangi, Sugirah, mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari Provinsi Jawa Timur yang terus berhasil meraih prestasi. Pernyataan tersebut disampaikan pada saat upacara peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada hari Sabtu. Dalam sambutannya, Sugirah menegaskan bahwa semua pencapaian yang diraih oleh Jawa Timur dapat menjadi sumber inspirasi bagi Kabupaten Banyuwangi untuk berupaya mencapai prestasi yang lebih baik. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi yang telah memberikan bimbingan kepada Banyuwangi. Sugirah optimis bahwa jika daerah-daerah di Jawa Timur mengalami kemajuan, maka Provinsi Jatim akan semakin maju dan kesejahteraan bagi warganya dapat terwujud. Sugirah juga membacakan sambutan dari Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa Jawa Timur menunjukkan kemajuan yang signifikan dari tahun ke tahun, menjadikannya salah satu provinsi terbaik di Indonesia. Keberhasilan dan kemajuan yang dicapai oleh Jawa Timur, menurut Sugirah, tidak dapat dipisahkan dari kerja keras serta kolaborasi antara semua elemen dan pihak yang terlibat, yang memiliki tujuan yang sama dalam membangun daerah. Ia mengungkapkan dengan bangga bahwa salah satu pencapaian penting yang diraih Provinsi Jawa Timur adalah penurunan angka kemiskinan yang mencapai 9,79 persen per Maret 2024. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Jawa Timur juga mencatatkan penurunan jumlah penduduk miskin tertinggi di tingkat nasional, dengan angka 206.102 jiwa. Hal ini menunjukkan kontribusi provinsi tersebut terhadap penurunan kemiskinan di Indonesia, yang mencapai 30,34 persen. Dalam rangkaian acara tersebut, usai upacara, Sugirah memberikan penghargaan kepada Hellen Maurelle Wijayanti, seorang pelajar dari Banyuwangi yang berprestasi di tingkat internasional. Hellen merupakan siswi kelas 11 SMAN 1 Glagah yang berhasil meraih medali perak pada *Philippine International Mathematical Olympiad* (PHIMO). Upacara peringatan ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi, termasuk Ketua Pengadilan Negeri, Wakapolresta Banyuwangi, perwakilan Kodim 0825/Banyuwangi, serta perwakilan dari Pangkalan TNI AL dan DPRD. Kegiatan ini turut dihadiri oleh instansi vertikal, anggota TNI/Polri, karyawan serta karyawati Pemkab Banyuwangi, serta para pelajar. ANTARA