BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga dikabarkan menemukan tengkorak manusia di wilayah Desa Sei Ahas, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng pada Sabtu, 12 Oktober 2024.
Kabar penemuan ini mengingatkan warga pada hilangnya seorang mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Aditya Dharma Santoso (21) yang dilaporkan hilang pada Mei 2024.
Kabar tersebut tersiar setelah adanya sebuah video berdurasi 33 detik yang beredar di jejaring media sosial, terlihat sosok tengkorak manusia dengan pakaian berwarna merah dan celana jeans. Pakaian ini disebut mirip dengan yang dikenakan oleh Aditya saat dilaporkan hilang.
Seorang pria dalam video tersebut menjelaskan, "Kami dan tim dari Pelaihari telah menemukan tengkorak mayat seseorang, namun belum diketahui siapa ini," ujarnya dalam rekaman video.
Penemuan tengkorak ini disebut-sebut terjadi di blok 10, Desa Sei Ahas, saat sekelompok warga tengah merintis jalan di area tersebut.
"Kami berlima sedang merintis jalan, nah (menunjukkan tengkorak)," ujar pria itu. Sebelumnya, diketahui Aditya, mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM, dilaporkan hilang sejak Kamis sore, 2 Mei 2024 lalu.
Saat itu, ia tengah melakukan geotagging bersama beberapa rekan di hutan sekitar Desa Sei Ahas. Meski tim gabungan dan relawan telah melakukan upaya pencarian intensif, Aditya tak kunjung ditemukan.
Sementara, terkait dengan kebenaran informasi tersebut masih dicari tahu oleh pihak kepolisian setempat. "Masih ke TKP," singkat Kapolsek Mantangai, AKP Untung Basuki saat dikonfirmasi via whattsapp, Sabtu siang. (DODI/R)
Diduga Tengkorak Mahasiswa Unlam Ditemukan di Sei Ahas Kapuas
Bagikan:

KUALA KAPUAS –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







