**Borneonews - Jakarta**, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menegaskan bahwa Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta pos pelayanan terpadu (posyandu) memainkan peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dua entitas ini dapat saling berkolaborasi dalam menerapkan enam bidang standar pelayanan minimal (*SPM*), antara lain pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial. Dengan demikian, kami berharap upaya ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, ungkap Heru di acara jalan santai yang digelar di Ancol.
Jalan santai yang dilaksanakan baru-baru ini diikuti oleh sekitar 14.000 peserta. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, serta Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Mirdiyanti.
Heru menekankan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan dasar di posyandu tidak bisa lepas dari kontribusi aktif PKK. Posyandu yang merupakan ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu, bayi, dan balita, sangat bergantung pada kegiatan yang diselenggarakan oleh TP PKK di tingkat desa atau kelurahan.
Oleh karena itu, kolaborasi antara kader PKK dan posyandu dianggap esensial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kader PKK dan posyandu memiliki peran vital dalam mendukung program pemerintah agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, tambah Heru.
Dalam kesempatan itu, Heru juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua kader yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dan demi kepentingan masyarakat. Kesungguhan mereka dalam melaksanakan tugas ini sangat diapresiasi.
Sementara itu, Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, menyatakan kebanggaannya atas semangat para kader PKK dan posyandu dalam menjalankan tugas mereka untuk kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Diharapkan kerjasama ini terus berlanjut, tidak hanya dalam acara seperti ini, tetapi juga dalam berbagai kegiatan lain yang lebih luas, demi mencapai tujuan program-program pemerintah, ujarnya.
Meskipun masa tugas kepengurusan PKK periode 2019-2024 akan berakhir pada 20 Oktober mendatang, Tri optimis bahwa semua program kegiatan PKK dan posyandu dapat terus dilanjutkan untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa mendatang.
Dalam perkembangan lebih lanjut, Tri menjelaskan bahwa evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan hasil program PKK dan posyandu sangat memuaskan. Masyarakat telah merasakan banyak manfaat dari kehadiran para kader yang terlibat langsung dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada dalam komunitas.
Para kader posyandu dan PKK adalah mitra pemerintah dalam melaksanakan berbagai tugas, termasuk sepuluh program pokok PKK dan posyandu dengan pendekatan baru yang tidak hanya fokus pada satu bidang kesehatan, tetapi mencakup enam bidang *SPM*, pungkas Tri.
ANTARA
Kolaborasi PKK dan Posyandu Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Komentar (0)
Memuat komentar…







