MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, baru-baru ini menghadiri wisuda 561 mahasiswa dari Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar. Acara yang dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari, Sulawesi Selatan, ini memberikan nuansa yang berbeda dan lebih berkesan bagi para lulusan dibandingkan dengan lokasi wisuda konvensional. Sandiaga menyatakan bahwa wisuda yang diadakan di lokasi ikonik seperti Pantai Losari memberikan kesan mendalam bagi para wisudawan, mirip dengan pengalamannya saat wisuda di latar Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. Selain aspek emosional, ia juga melihat ini sebagai bagian dari inovasi dalam menggabungkan pendidikan dengan pariwisata yang kreatif. Dalam kesempatan tersebut, ia berharap agar lulusan Poltekpar Makassar dapat segera terserap di pasar kerja. Ia menekankan pentingnya kontribusi alumni dalam menciptakan usaha kreatif yang mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian. Selain itu, Sandiaga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi serta pendekatan ekonomi yang berkelanjutan. Menandai kebangkitan dinamis dalam sektor pariwisata, Sandiaga mengungkapkan bahwa ini adalah acara terakhir yang ia hadiri di Poltekpar Makassar. Ia mengucapkan selamat kepada semua wisudawan yang siap menjadi ujung tombak pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Ia mengapresiasi bahwa sejumlah lulusan telah mendapatkan pekerjaan, sementara yang lainnya telah memulai usaha, menunjukkan bahwa institusi pendidikan memiliki kapasitas untuk menciptakan peluang kerja dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain memberi dukungan kepada para wisudawan, Sandiaga juga menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua wisudawan. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam membangun Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Ia menambahkan bahwa ke depan, kualitas SDM harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan teknologi dan transformasi menuju ekonomi yang lebih hijau, sebagai respon terhadap permintaan dunia yang semakin menginginkan produk pariwisata yang ramah lingkungan. Sandiaga juga menekankan bahwa wilayah Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur sangat memerlukan SDM pariwisata yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global. Di sisi lain, Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, menjelaskan bahwa 561 lulusan tersebut berasal dari tiga jurusan dan delapan program studi yang berbeda. Di antara lulusan tersebut, terdapat 37 orang dari Divisi Kamar, 54 orang dari Tata Hidangan, 68 orang dari Seni Kuliner, 60 orang dari Perjalanan Wisata, 83 orang dari Pengelolaan Konvensi Acara, 100 orang dari Usaha Perjalanan Wisata, 74 orang dari Pengelolaan Perhotelan, dan 85 orang dari Destinasi Pariwisata. Ia menekankan pentingnya para lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan global dengan keterampilan yang telah mereka peroleh, menegaskan peran mereka sebagai bagian penting dalam pembangunan pariwisata, khususnya di Sulawesi Selatan. ANTARA