**Borneonews - Muara Teweh**, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, yang terletak di Kalimantan Tengah, baru-baru ini melakukan pemaparan akhir terkait pembuatan *master plan* untuk perkantoran terpadu. Kegiatan tersebut diadakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat.
Penjabat Bupati Barito Utara, Muhlis, dalam acara tersebut menyatakan bahwa pada ekspos pertama, banyak poin telah dibahas dan diperoleh beberapa masukan yang akan diperbaiki dalam langkah ke depan. Rencana pembuatan *master plan* ini sebelumnya telah disusun oleh bupati sebelumnya, Nadalsyah, yang mengutamakan pembebasan lahan untuk lokasi perkantoran yang terpusat.
Muhlis menekankan bahwa proses pembangunan perkantoran baru bukanlah hal yang sederhana, terutama karena membutuhkan biaya yang sangat besar. Namun, ia optimis bahwa lahan untuk perkantoran sudah siap, dan jika anggaran daerah mendukung, pembangunan bisa dilakukan dalam satu atau dua tahun ke depan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pematangan konsep *master plan* agar dapat menciptakan harapan akan perkantoran yang terintegrasi, menyerupai sebuah kota baru. Menurutnya, wilayah baru ini memiliki potensi pertumbuhan yang pesat. Area Muara Teweh, Hajak, Sikui, dan Kandui diharapkan dapat berkembang dengan cepat setelah perkantoran terpusat dibangun di Kecamatan Teweh Baru.
Muhlis juga menilai bahwa jika anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tetap stabil, maka *master plan* tersebut dapat terealisasi dalam jangka waktu sepuluh tahun. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim yang bertanggung jawab atas penyusunan rencana ini serta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah memberikan masukan.
Pemaparan dari konsultan, yang dipimpin oleh Setia Anung Widhayaka, menjadi bagian penting dalam acara tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ini adalah lanjutan dari ekspos sebelumnya yang dilakukan di Jakarta, bertujuan untuk mencapai visi bersama dalam menciptakan kawasan perkantoran terpadu.
Setia Anung mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Barito Utara kepada PT Patron untuk merancang *master plan* tersebut. Ia menjelaskan proses perencanaan yang telah dilakukan serta kembali meminta masukan dari semua pihak yang hadir.
Dalam paparannya, Tiar Pandapotan Purba menyampaikan beberapa alasan pemindahan lokasi perkantoran. Pertama, pertumbuhan penduduk yang pesat menyebabkan kepadatan di wilayah tertentu, yang selanjutnya berdampak pada pemerataan pemukiman. Pindahnya lokasi perkantoran tersebut diharapkan dapat meningkatkan perkembangan ekonomi masyarakat dan mengarahkan fungsi kota menuju daerah otonomi baru (DOB).
Disamping itu, ia menekankan perlunya lokasi baru yang lebih mendukung, seiring dengan pertumbuhan kota yang tak terhindarkan. Masukan dari beberapa kepala perangkat daerah juga mengemuka, termasuk dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara, Inriaty Karawaheni. Ia menyoroti masalah jarak kantor DPRD yang dinilai terlalu jauh dan implikasinya terhadap aksesibilitas.
Di sisi lain, Muhammad Iman Topik, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, turut memberikan saran terkait fungsi jalan dan aksesibilitas bagi warga dengan kebutuhan khusus. Ia juga menanyakan kesiapan lokasi untuk kegiatan apel pagi dan sore, serta acara-acara tertentu yang memerlukan area terbuka.
Dialog yang berlangsung menunjukkan adanya komitmen dari berbagai pihak untuk memastikan bahwa rencana pembangunan kawasan perkantoran terpadu berjalan dengan baik dan memenuhi harapan masyarakat.
ANTARA
Pembangunan Perkantoran Terpadu Barito Utara Menuju Kota Baru
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







