**Borneonews - Tangerang, Banten**, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa total transaksi sementara pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 mencapai angka 22,73 miliar dolar AS. Pernyataan ini disampaikan dalam acara penutupan TEI 2024 yang berlangsung di Tangerang, Banten, pada hari Sabtu.
Dari total transaksi tersebut, sekitar 19,69 miliar dolar AS merupakan nilai transaksi barang dan jasa, sedangkan 3,4 miliar dolar AS berasal dari transaksi investasi. Zulkifli Hasan menekankan bahwa pencapaian ini melampaui target yang sebelumnya ditetapkan sebesar 15 miliar dolar AS.
Negara-negara yang mencatatkan transaksi terbesar pada TEI 2024 antara lain India yang berada di posisi teratas, diikuti oleh Vietnam di urutan kedua, Belanda di tempat ketiga, serta Filipina dan Mesir di posisi berikutnya. Zulkifli Hasan menambahkan bahwa acara TEI 2024 berjalan dengan sangat ramai dan memberikan banyak manfaat bagi para eksportir dan pembeli, serta menunjukkan inovasi yang terus dilakukan pada setiap pelaksanaannya.
Selain acara pameran, kegiatan pendukung lainnya termasuk *business matching*, *business counseling*, seminar internasional, forum bisnis, dan dialog bisnis turut diselenggarakan. Trade Expo Indonesia menjadi platform strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar internasional dan memperluas jangkauan produk yang sudah ada.
Zulkifli Hasan optimis bahwa nilai ekspor produk dalam negeri bisa meningkat melalui berbagai strategi, termasuk memperkuat daya saing dan mencari pasar baru yang bersifat non-tradisional dengan bantuan perwakilan-perwakilan negara di luar negeri.
TEI merupakan pameran dagang internasional yang berfokus pada *business to business* (B2B), di mana transaksi dilakukan antara para pelaku bisnis. Kegiatan ini diorganisir dan dipermudah oleh Kementerian Perdagangan dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan produk ekspor nasional dan memperluas pangsa pasarnya.
Tema yang diusung pada TEI kali ini adalah "Build Strong Connection with The Best of Indonesia," yang bertujuan untuk mempromosikan para produsen dan pemasok dari seluruh Indonesia, memperlihatkan produk serta layanan berkualitas tinggi. Kementerian Perdagangan menargetkan transaksi sekitar 15,5 miliar dolar AS dalam penyelenggaraan TEI ke-39 yang akan berlangsung pada 9-12 Oktober 2024 mendatang.
ANTARA
TEI 2024 Raih Transaksi 22,73 Miliar Dolar AS, India Teratas
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







