**Borneonews - Gowa**, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak para petani di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, untuk bersaing dalam kecepatan menanam padi. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendorong peningkatan produksi dan memperpendek masa tanam, demi mendukung ketahanan pangan di tingkat nasional.
Dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Sabtu, Menteri Amran khususnya mengundang para petani dari Desa Sunggumanai yang terletak di Kecamatan Patallasang, untuk ikut serta dalam perlombaan tanam padi. Dalam acara tersebut, ia turut berpartisipasi dan berhasil meraih kemenangan dalam lomba adu cepat menanam padi, yang dilangsungkan sebagai simbolis dimulainya kembali masa tanam setelah sebelumnya menyelesaikan panen.
Para petani di desa tersebut pun memberikan apresiasi atas kemampuan Menteri Pertanian dalam menjalankan aktivitas menanam padi dengan cepat. Amran menekankan, "Menang-kan nomor satu? Makanya, menjadi Menteri Pertanian harus memiliki keahlian dalam menanam padi dengan kecepatan tinggi," ucapnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari petani yang hadir dalam perlombaan.
Para juri yang bertugas dalam perlombaan tersebut di antaranya Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal TNI Richard Taruli H. Tampubolon dan Kabaharkam Polri Komisaris Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran. Fadil mengungkapkan bahwa menjadi seorang petani bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari cuaca yang tak menentu hingga keterbatasan akses terhadap teknologi.
"Tetapi, saya yakin tantangan tersebut dapat kita hadapi apabila kita bersatu. Di sini, kita bukan sekadar menanam padi, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan bangsa," tutur Fadil. Ia juga menegaskan bahwa petani merupakan tulang punggung ketahanan pangan negara. "Tanpa dedikasi Bapak dan Ibu semua, Indonesia tidak akan bisa berdiri tegak seperti sekarang ini," tambahnya.
Di sisi lain, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyampaikan bahwa sektor pertanian adalah salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Gowa. Ia mencatat bahwa daerah ini merupakan penghasil unggulan, dengan produk pertanian seperti padi, jagung, dan kentang yang menjadi penyuplai utama untuk Kota Makassar, serta menunjukkan peningkatan hasil yang signifikan.
"Bisa dikatakan, Gowa menjadi penyuplai bagi Kota Makassar, dan komoditas unggulan seperti padi dan jagung kami terus menunjukkan produksi yang sangat baik," jelas Bupati. Ia menambahkan bahwa kontribusi sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi Gowa mencapai 29,53 persen, yang diikuti oleh perdagangan dan konstruksi, kedua sektor tersebut juga mencatatkan hasil yang positif.
Selama kunjungan kerjanya di Kabupaten Gowa, Menteri Amran memberikan bantuan berupa 41 unit *combine harvester*, 20 unit pompa air, 20 unit traktor roda dua, serta bibit padi untuk 15.849 hektar dan benih jagung hibrida untuk 25.110 hektar, yang diserahkan secara simbolis ke 18 kecamatan di wilayah tersebut.
ANTARA
Menteri Pertanian Ajak Petani Gowa Berlomba Tanam Padi Cepat
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







