MEDAN –
**Borneonews - Medan**, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara memberikan pengumuman penting kepada seluruh penumpang kereta api. Melalui imbauan ini, manajemen KAI meminta calon penumpang untuk menyiapkan waktu keberangkatan mereka dengan lebih bijaksana. Hal ini sangat diperlukan untuk menghadapi potensi kepadatan lalu lintas yang terjadi akibat pengalihan arus di sekitar Stasiun Kereta Api, tepatnya di depan Lapangan Merdeka. Manajer Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin, menjelaskan bahwa penutupan Jalan Stasiun Kereta Api akan berlangsung mulai Jumat, 11 Oktober 2024, pukul 23.00 WIB hingga 31 Oktober 2024. Penutupan ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Medan sebagai upaya untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan *Long Storage* di Lapangan Merdeka serta pembangunan *Overpass* di Stasiun Medan. Menghadapi situasi ini, KAI sangat menyarankan agar calon penumpang datang lebih awal ke stasiun. Ini bertujuan untuk menghindari keterlambatan akibat kemacetan yang mungkin terjadi di sekitar tempat tersebut. Dengan demikian, penumpang diharapkan dapat merencanakan perjalanan mereka ke Stasiun Medan dengan cermat agar tidak kehilangan kereta. PT KAI Divre I telah menyesuaikan pengaturan akses masuk bagi calon penumpang. Mereka bisa menggunakan Jalan Jawa, yang berfungsi sebagai pintu masuk alternatif menuju Stasiun Bandara. Terdapat juga akses masuk melalui Tugu Kereta Api (Jl. Stasiun Kereta Api), dan untuk keluar, penumpang bisa melalui pintu sebelah Titi Gantung, yang mengarah ke Pasar Ikan. Dengan adanya pengaturan yang baru ini, masyarakat diharapkan bisa menyesuaikan waktu keberangkatan mereka. KAI menyarankan agar penumpang sudah berada di stasiun setidaknya satu jam sebelum jadwal keberangkatan kereta agar perjalanan dapat berlangsung dengan lancar sesuai waktu yang telah ditentukan. Anwar Solikhin juga mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi karena situasi ini. ANTARA